Caleg Daerah, Tak Perlu Angkat Isu Nasional

Gelaran silahturahmi yang dihelat Dewan Pimpinan Kota (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Malang, siang kemarin di kantor sekretariat, dimanfaatkan sebagai ajang pemantapan caleg yang diusung PKPI Kota Malang. Pemantapan para caleg itu dilakukan dengan cara sharing dengan ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Jatim, Bambang Sumedi.

Dalam pemantapan tersebut, DPP Jatim tidak banyak memberikan ceramah kepada para caleg Kota Malang. Kesempatan bicara malah diberikan kepada para caleg, yakni mengutarakan bagaimana strategi-strategi mereka menghadapi Pemilu 2009 mendatang. Menurut Bambang, DPP Jatim memang sengaja menyerahkan strategi Pemilu kepada masing-masing caleg.

“Para caleg ini yang lebih mengetahui bagaimana kondisi daerahnya masing-masing. Kedatangan DPP ke sini, hanya ingin mengetahui bagaimana langkah-langkah mereka menghadapi Pemilu. Kalau ada yang sedikit menyimpang dari visi-misi partai, baru DPP akan memberikan masukan kepada mereka. Sehingga strategi mereka tidak keluar dari jalur PKPI,” kata Bambang pada Malang Post.

Mengenai strategi ini, Bambang memberikan contoh, seorang caleg tidak perlu mengangkat isu-isu nasional menjadi bahan mereka melakukan sosialisasi atau kampanye. Akan lebih mengena jika mereka mengangkat isu lokal yang berkaitan langsung dengan konstituen mereka. Pengangkatan isu nasional sebagai strategi Pemilu justru dianggap terlalu muluk-muluk dan tidak realistis.

Dalam kesempatan itu, DPP juga memanfaatkan untuk membeberkan target-target yang wajib dipenuhi DPK PKPI. Target yang pertama adalah pemenuhan kuota 30 persen perempuan di DCT. Untuk target ini, DPK Kota Malang sudah melaksanakan. Bahkan DPK PKPI tidak hanya memenuhi 30 persen perempuan, melainkan 40 persen lebih.

Target kedua yang dibeberkan mengenai jumlah suara minimal yang wajib diperoleh masing-masing DPK, yakni sebesar 5 persen. Target perolehan suara itu juga berlaku untuk masing-masing wilayah provinsi dan dan nasional.

“Ibaratnya PKPI ingin merubah nasib, jika dulunya hanya partai gurem, nanti menjadi partai besar. Sehingga paling tidak di masing-masing daerah, provinsi hingga nasional, minimal bisa mendapat 5 persen suara,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPK PKPI Kota Malang, Poerwohady mengatakan, pertemuan semacam ini akan menjadi agenda tetap. Selain untuk pemantapan caleg juga berfungsi untuk koordinator pengurus dengan caleg yang ada di Kota Malang. (nda/udi) (Adinda Zaeni/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s