Lokasi Maktab 4 Kilometer

Impian calon jamaah haji (CJH) Indonesia untuk mendapat pemukiman (Maktab) yang dekat dengan Masjidil Haram tampaknya sulit kesampaian. Begitu juga dengan CJH asal Kabupaten Malang yang diperkirakan akan menempati Ring I yang jaraknya sekitar 4 Km dari Masjidil Haram.

Penentuan pemukiman CJH Indonesia yang jumlahnya sekitar 205 ribu orang, akan ditentukan dalam undian hari ini. Namun berdasarkan pengalaman Kantor Depag Kabupaten Malang, Ring I (maks 4 km dari Masjidil Haram) hanya ditempati 17 persen CJH asal Indonesia. Jika beruntung, beberapa CJH asal Kabupaten Malang bermaktab di Ring I.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Urusan Haji Kabupaten Malang H. Syaiful Effendi kepada Malang Post, kemarin. CJH asal Kabupaten Malang terbagi dalam tiga kloter nomor 22, 23, 24. Ring I berjarak terjauh sekitar 800 meter, Ring II sekitar 5 hingga 8 km dari Masjidil Haram. Menurut dia, meskipun lokasi mabtab jauh namun para Jamaah tetap mendapat akses mudah dari dan ke Masjidil Haram.

Dia menambahkan, CJH Jawa Timur disediakan dua pesawat terbang, yaitu milik Garuda dan Saudi Airlines. Seluruh CJH akan berangkat tranggal 11 November langsung mendarat di Madinah. Kemudian mereka dipulangkan ke Indonesia melalu Kota Jeddah.

“CJH kabupaten Malang praktek tanggal 26 nanti, kemudian berangkat dengan 36 bus, CJH Lawang dan Singosari menunggu di kecamatan masing-masing,” pungkasnya.

Jamaah haji Kota Malang diharapkan tidak panik menyusul informasi mengenai jauhnya maktab yang merupakan dampak perluasan Masjidil Haram. Pemerintah melalui Departemen Agama menjanjikan akan mengerahkan seluruh upaya untuk menanggulangi dampak hal tersebut, diantaranya dengan mengerahkan ratusan bus sebagai alat transportasi yang standby 24 jam selama jamaah berada di tanah suci tersebut.

Hal ini disampaikan Departemen Agama Kota Malang melalui Humas Depag, M Burhan. Diungkapkan dia, hal ini di luar perkiraan karena sebelumnya, proyek perluasan Masjidil Haram dijadwalkan tuntas sebelum memasuki musim haji 2008. “Informasi terakhir menyebutkan, sebanyak 295 hotel yang berada di sekitar Masjidil Haram dibongkar. Jika sebelumnya maktab terjauh berjarak maksimal 1,5 kilometer, tahun ini maktab terdekat minimal 2,5 kilometer,” kata Burhan saat dihubungi Malang Post kemarin.

Meski proses qurah (pengundian) akan dilakukan hari ini, Kementrian Agama pesimis jamaah Indonesia, meskipun merupakan jamaah terbesar, akan memperoleh penginapan yang paling dekat. Namun Burhan tidak membantah adanya kemungkinan sebagian kecil jamaah mendapatkan maktab dengan radius 1 kilometer dari Masjidil Haram. “Namun prosentasenya sangat kecil. Perkiraan kami, 75 persen jamaah akan menempati maktab minimal 2 kilometer,” terangnya.

Ditegaskan Burhan, Kemetrian Agama juga tidak akan diam dengan perubahan mendadak ini. Untuk membiarkan jamaah berjalan kaki jelas tidak lagi dimungkinkan. Solusi yang didapatkan, ialah dengan menyiapkan bus sejumlah kebutuhan. Untuk jumlahnya sendiri, Burhan mengakui belum mendapatkan informasi akurat. “Besok (hari ini) akan diadakan pembicaraan lebih lanjut di Kanwil Surabaya,” paparnya.

Burhan menambahkan, mekanisme operasional bis ini akan dilakukan melalui sistem penjadwalan bergilir. Beberapa kloter akan dijadikan satu dan berangkat pada jam tertentu. “Untuk itu, diperlukan koordinasi dengan ketua kloter, ketua regu serta ketua rombongan. Jadi jamaah tidak perlu khawatir. Karena pemerintah tidak akan membiarkan jamaah berjalan jauh dalam cuaca yang panas di sana,” ucap Burhan.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan tidak akan ada biaya tambahan selama perjalanan dengan menggunakan bus tambahan ini. Pasalnya, ini sudah menjadi komitmen Kementrian Agama bagi jamaahnya, termasuk jamaah di Kota Malang. (ary/fio) (Ary Wicaksono/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s