Halal Bihalal NU se Malang Raya

Pengurus NU se Malang Raya, Selasa (21/10) kemarin menggelar halal bihalal dengan Ketua PB NU KH Hasyim Muzadi di Ponpes Mahasiswa Al Hikam, Cengger Ayam. Dalam acara itu, Hasyim Muzadi mengingatkan agar mewaspadai usaha memecah belah warga NU.

Saat memberikan ceramah, Hasyim mengatakan, penataan NU terus dilakukan di tingkat wilayah hingga cabang. Untuk membangun NU, lanjut dia, harus dimulai dari Jawa Timur. “Membangun dari Jawa Timur karena kekuatannya NU ada di Jawa Timur,” tandasnya.

Dalam ceramahnya, dia mengingatkan agar warga NU tidak mudah dipecah belah karena sudah ada tanda-tandanya. “Tanda-tanda memecah belah itu sudah ada,” katanya. Bahkan mantan Ketua PWNU Jawa Timur ini menyebutkan, dimana saja titik api memecah belah warga NU itu sudah ditemukannya.
Fenomena saling membenturkan NU itu pun tak tanggung-tanggung. Dalam konteks pilgub, antara kiai pun dibenturkan. Sementara warga NU yang ada di bawah, lanjutnya, ditipu daya dan diadu domba. Karena itu, dia mengingatkan lagi agar warga NU selain harus memiliki kepribadian juga perlu waspada. “Perlu kewaspadaan terhadap adu domba, fitnah,” tandasnya.

Ketua panitia halal bihalal NU se Malang Raya, H Moch Syafraji Hariyanto menjelaskan, halal bihalal yang digelar kemarin sekaligus memperkenalkan pengurus wilayah NU Jawa Timur. Selain itu kata dia, KH Hasyim Muzadi juga akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua PBNU pada 2009 mendatang. “Kiai Hasyim ingin NU tidak terpecah belah pengaruhnya pilgub. Karena sudah dilihat sinyal itu,” jelasnya.

Halal bihalal ini kata dia, diikuti pengurus NU se Malang Raya mulai dari pengurus ranting, MWC hingga pengurus cabang. Mereka datang dari wilayah Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu. Dari Kabupaten Malang, sejumlah kiai tampak hadir. Di antaranya, KH Abdul Wahab, KH Mahfud Muhtadi, KH M Dahlan, KH Solihin Mahfud, KH Mansyur SH, KH Maftuh Said. Pengurus dari 33 MWC dan 400 ranting NU di wilayah Kabupaten Malang juga hadir.

Sementara sejumlah kiai dari wilayah Kota Malang dan Kota Batu juga hadir dalam halal bihalal itu. Seperti KH. Drs. Chamzawi, Rois Syuriyah PCNU Kota Malang, KH. Marzuki Mustamar, Ketua NU Kota Malang, KH. Ubaidillah Fadhil, KH. Muhammad Nur Iskandar SQ dan beberapa tokoh kiai lainnya.(van/lim)
(Vandri van Battu/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s