Mutu SMK Terus Digenjot

Kunjungan kepala SMK se Jatim di SMKN 5 Malang kemarin. (Lailatul Rosida/Malang Post)

Kunjungan kepala SMK se Jatim di SMKN 5 Malang kemarin. (Lailatul Rosida/Malang Post)

Upaya mencapai target 70:30 SMK dan SMA, salah satu persyaratannya adalah mutu. Sebab tidak dipungkiri, bahwa masih banyak siswa lebih memilih studi di SMA karena alasan mutu. Karena itulah dilakukan workshop dan studi banding para kepala SMK se Jawa Timur (Jatim). Workshop tersebut dilaksanakan sejak Senin dan Selasa kemarin.

Agenda studi banding salah satunya dilakukan di SMKN 5 Malang. Kemarin, sekitar 72-an kepala SMK mendatangi SMKN 5 Malang ini. “Mutu dan kualitas pendidikan SMK sebenarnya tidak kalah dengan SMA. Hanya saja image SMK lebih rendah kualitasnya dari SMA sudah memasyarakat, padahal kenyataannya tidak,” ungkap Kasi Kurikulum Pendidikan Menegah Kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jatim, Askad Efendi kepada Malang Post, kemarin.

Ia menegaskan, upaya peningkatan mutu pendidikan SMK memang terus ditingkatkan. Sebab SMK sebenarnya mempunyai tugas berat untuk menyiapkan anak didiknya untuk tidak hanya mampu akademis, tapi juga siap bekerja. Nilai plus inilah yang membuat pendidikan SMK lebih berat dibandingkan SMA yang hanya mempunyai target akademis saja. Sehingga tidak heran, jika dalam hal akademis SMA selalu lebih menonjol.

Pria ramah ini menambahkan, perkembangan SMK di Malang perlu mendapatkan apresiasi. Sebab jumlah siswa yang ada di SMK lebih banyak dibandingkan siswa di SMA. Selain itu, rata-rata SMKN yang ada juga sangat berkualitas. Seperti SMKN 5 Malang misalnya, layak menjadi tujuan studi banding bagi sekolah yang lain.

Sementara itu Kepala SMKN 5 Malang, Drs H Rodjikin menuturkan pengelolaan sekolah yang baik yang terpenting adalah transparansi keuangan. Di sekolah yang dipimpinnya, masalah keuangan diinformasikan terbuka kepada seluruh civitas sekolah, dan disiapkan papan khusus yang setiap hari menjadi tempat laporan keuangan sekolah. “Jika managemen sekolah dijalankan dengan transparan, maka sekolah bisa dengan mudah meningkatkan mutunya,” ungkapnya. (oci/udi) (Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s