Sambut UN 2009, Sekolah Genjot Try Out

Belum adanya kepastian soal jadwal Ujian Nasional (UN) membuat sekolah bekerja ekstra. Beberapa diantaranya bahkan sudah menggelar try out untuk pemetaan siswanya. Di SMPN 3 Malang, sudah dilakukan dua kali try out, sementara targetnya akan ada 10 kali try out di sekolah. Target pelaksanaan try out di SMPN 3 Malang itu tergolong sangat padat, sebab untuk tingkatan SMA dan SMK, target pelaksanaan try out hanya akan dilaksanakan empat sampai lima kali saja.

Sementara itu, di SMKN 5 Malang juga mempersiapkan hal yang sama. “Kami mengagendakan try out lima kali menjelang UN, minggu depan try out sudah akan dimulai untuk pemataan siswa,” ungkap Kepala SMKN 5 Malang Drs H Rodjikin kepada Malang Post.

Try out tahap awal ini, kata Rodjikin, dilakukan untuk memetakan kemampuan siswa. Siswa yang lemah di beberapa mata pelajaran harus mendapatkan perlakuan ekstra. Setelah pemetaan harus pula dilakukan analisa mengenai kekurangan pada siswa. Seperti apakah perlu ada penambahan materi, apakah faktor disiplin siswa, atau bahkan motivasi siswa untuk belajar. Untuk lebih memberikan semangat kepada siswa, pihaknya mendatangkan tenaga guru dari luar dengan tujuan penyegaran saja.
“Bukan berarti guru kami tidak mampu mempersiapkan siswa untuk UN, akan tetapi ini dilakukan untuk penyegaran saja. Tugas guru tetap mengawasi siswa selama persiapan UN ini,” tuturnya.

Ia menegaskan, meski namanya hanya try out, tapi pihaknya tidak akan main-main menyelenggarakannya. Sistem yang dipakai sama persis dengan saat pelaksanaan UN. Misalnya, siswa diawasi ketat jangan sampai saling contek, dan jumlah siswa ujian per kelas pun akan didesain seperti halnya saat pelaksanaan UN sesungguhnya.

Hal serupa juga akan segera diprogramkan di SMAN 3 Malang. Menurut Kepala SMAN 3 Malang Tri Suharno, ada empat kali agenda try out untuk siswa. Semua jadwalnya sudah disusun tinggal pelaksanaannya yang akan dilakukan tidak lama lagi.

“Try out menjadi salah satu agenda bimbingan untuk siswa. Jadwalnya sudah kami susun, dan dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan,” tuturnya.

Sementara itu, Tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kota Malang, Dra Tatik menuturkan hingga saat ini tim soal masih menyusun soal untuk pelaksanaan try out tingkat kota. Soal ini disusun oleh 20 guru per bidang mata pelajaran. Dengan jumlah soal yang akan dibuat sebanyak empat paket soal. “Jadwal try out kota belum disusun, kami menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan,” tuturnya. (oci/udi) (Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s