Jalan Buntu GTT/PTT Menuju PNS

Dinas Pendidikan Kabupaten Malang angkat tangan terhadap nasib ribuan GTT yang menuntut naik status sebagai PNS. Pasalnya, tidak ada kebijakan yang mengatur proses CPNS dari kalangan GTT/PTT. Mekanisme pengangkatan Guru Bantu (GB/kontrak) telah diatur oleh Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Suwandi mengaku prihatin terhadap nasib para GTT/PTT. Menurut Suwandi, usia ribuan GTT/PTT itu semakin menua sehingga semakin sulit bisa menjadi CPNS. Apalagi, tidak ada kebijakan pengangkatan CPNS dari jalur GTT/PTT.

“Sudah diatur pemerintah pusat, ya ndak bisa, kecuali ada semacam kebijakan” kata Suwandi kepada Malang Post.

Disinggung tudingan bahwa Dinas Pendidikan tidak pernah mengakomidir tuntutan GTT, Suwandi menolak tegas. Dia menegaskan pihaknya selalu memperjuangkan GTT/PTT tiap tahun. Termasuk meminta para GTT/PTT mengikuti tes supaya bisa naik status sebagai honorer (GB/kontrak). Sayangnya banyak GTT/PTT yang gagal dalam tes itu.

“Teman-teman banyak yang tidak lulus mas, sedangkan saat ini GB sudah bersih. Sehingga sampai sekarang belum ada GTT/PTT yang naik status,” imbuhnya.

Suwandi menyatakan, pendataan GTT/PTT sebenarnya mulai dilakukan pada masa kepemimpinan Kepala Dinas pendahulunya. Dia membantah sebagai biang penyebab terkatungnya ribuan guru tersebut. Termasuk pula tudingan politik uang soal perekrutan pengangkatan honorer daerah (GB) sebagai CPNS. “Ndak ada itu mas, ndak benar,” tegasnya.

Seperti diberitakan Malang Post sebelumnya, Selasa (22/10) lalu para perwakilan GTT/PTT di Kabupaten Malang melurug Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Mereka menuntut BKD memperjuangkan kenaikan status sekitar 1508 GTT/PTT di Kabupaten Malang menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) lewat jalur CPNS.

Perwakilan itu mengadu karena nasib sekitar 701 GTT dan 807 PTT berada di ujung tanduk. Pasalnya, PP Nomor 48 tahun 2005 tentang pengangkatan Honda menjadi CPNS menargetkan seluruh Honda bisa naik status paling lambat tahun anggaran 2009. Sementara, usia para GTT/PTT juga makin menua, sedangkan batasan maksimal pengangkatan CPNS sesuai PP itu pada umur 46 tahun.(ary)
(Ary Wicaksono/malangpost)

Iklan

1 Komentar

Filed under Berita, Indonesia, Kabupaten Malang, Malang Raya, Pendidikan

One response to “Jalan Buntu GTT/PTT Menuju PNS

  1. agung

    YA BEGITULAH NASIB, REKAN-REKAN GTT/PTT SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA PULA, SUDAH SEHARUSNYA PEMERINTAH BERFIKIR BAHWA DINEGARA YANG KATANYA ANGGARAN PENDIDIKANKANYA 20% ADA UNSUR PEGAWAI YANG GAJINYA CUMA 300 RIBU TIAP BULANNYA !!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s