Penghujan, PDAM Bangun Fasilitas Penjernih

PDAM Kabupaten Malang tengah membangun fasilitas penjernih air di Desa Poncokusumo memakai dana APBDN. Fasilitas tersebut dibangun di saluran air sungai Lesti untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan selama musim hujan.

Direktur Utama PDAM Kabupaten M. Hasan mengatakan pelanggan Poncokusumo selalu kesulitan air saat musim hujan. Pasalnya, pada penghujan aliran sungai Lesti sebagai bahan baku sumber air PDAM dipastikan selalu keruh. Padahal, penampungan air dari sungai Lesti membawahi pelanggan di tiga Kecamatan yaitu Tajinan, Tumpang dan Ponsokusumo.

“Jumlah pelanggan disana sekitar 1700 KK, selalu keruh saat hujan,” kata Hasan.

Karena tak mau merugikan pelanggan, PDAM Kabupaten mengusulkan pembangunan fasilitas lewat Proyek Prasarana dan Sarana Permukiman (P2SP) Provinsi Jawa Timur tahun 2007 lalu. P2SP lantas melanjutkan usulan tersebut ke Pemerintah Pusat yang baru terealisasi pada tahun ini.

“Penjernih amat mahal, sekitar Rp 2,5 – Rp 3 Miliar, untuk recevoar dan instalasi penjernih,” imbuhnya.
Menurut Hasan, PDAM Kabupaten mempunyai dua penampung yang mengambil air dari aliran sungai.
Antara lain sungai Lesti di Poncokusumo serta Sungai Coban Rondo di Kecamatan Pujon. Hanya saja, fasilitas penjernih telah lebih dulu dibangun di Sungai Coban Rondo Kecamatan tahun 2005 lalu.
“Pelanggan di Kecamatan Pujon sekitar 1400 KK, dengan fasilitas penjernih layanan terhadap pelanggan pada musim hujan tidak lagi bermasalah,” katanya.(ary/eno) (Ary Wicaksono/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Kabupaten Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s