Poltekkes Siap Berkompetisi di Era Global

Mahasiswa Politeknik Kesehatan Depkes Malang mengikuti gladi resik menjelang wisuda, yang akan dilaksanakan hari ini. (Muflikh Farid/Malang Post)

Mahasiswa Politeknik Kesehatan Depkes Malang mengikuti gladi resik menjelang wisuda, yang akan dilaksanakan hari ini. (Muflikh Farid/Malang Post)

Politeknik Kesehatan (Poltekes) Departemen Kesehatan (Depkes) Malang siap bersaing di era global. Melalui jargon ini, telah dikembangkan berbagai terobosan baru di kampus yang berada di kawasan Jalan Besar Ijen ini. Salah satunya, dibuka kelas unggulan bertaraf internasional untuk program studi Diploma III Keperawatan. Kelas tersebut dibuka dengan harapan bisa menghasilkan output sebagai perawat yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional.

Pembantu Direktur (Pudir) I Poltekes Depkes Malang, I Dewa Nyoman S, MPS kepada Malang Post menuturkan, meski bertaraf internasional, tapi biaya pendidikan di kelas ini tidak lebih mahal dibandingkan kelas reguler. “Untuk biaya pendidikan kami tetapkan sesuai dengan standar biaya yang sudah ditetapkan Departemen Kesehatan yang sudah ada. Status mahasiswa tetap sama, hanya saja perlakuan di kelas yang berbeda,” ungkapnya.

Lebih jauh Dewa, panggilan akrab I Dewa Nyoman S menuturkan, untuk kelas unggulan ini ada beberapa perbedaan dibandingkan kelas reguler. Pertama dari sisi rekrutmen, dimana mahasiswa di kelas ini minimal toefel nya harus 450, tes psikotes minat bakat, dan tinggi badan yang berskala internasional. Kedua dari sisi tenaga dosennya.

Dosen di kelas unggulan itu dipilih dosen yang berkualitas internasional dan memiliki gelar dari perguruan tinggi luar negeri. Selain itu, sebelum mengajar di kelas unggulan dosen harus dibekali dengan kemampuan berbahasa Inggris. Dan ada program untuk mengkursuskan dalam waktu enam bulan. Ketiga, bahasa pengatar dalam pembelajaran menggunakan bahasa internasional. Keempat pembelajaran menggunakan metode Student Center Learning (SCL). Dan kelima, praktik mahasiswa dilakukan di kelas-kelas rumah sakit internasional, seperti di Rumah Sakit Sanglah Denpasar.

“Poltekes Depkes Malang juga sudah menggandeng institusi dari luar negeri untuk menampung lulusan kami. Salah satunya yang sedang dalam proses penjajakan adalah dengan PT Nikisae Jepang untuk rekrut lulusan kami,” tuturnya.

Lebih jauh pria ramah ini menuturkan, kelas unggulan bertaraf internasional itu dilaksanakan dengan lama pendidikan tiga tahun. Kurikulumnya didesain agar mahasiswa mempunyai dasar teori yang kuat dan terampil dalam melaksanakan asuhan keperawatan yang dilandasi perilaku atau sikap yang sesuai dengan etika keperawatan.

Mahasiswa juga dibekali dengan kemampuan entrepreneurship dalam pelayanan keperawatan, berbahasa Inggris secara aktif dan pengembangan diri sehingga mampu bersaing di pasar global. Mahasiswa diharapkan bisa mengembangkan karir dalam praktik klinik, riset, pendidikan dan managemen pelayanan kesehatan.

Pria yang juga mantan jurnalis ini menuturkan, program unggulan lain yang akan segera dilakukan adalah dibukanya prodi D IV Keperawatan Jiwa dan D IV Keperawatan Anak. Dua program baru itu sudah mendapatkan rekomendasi dari kepala pusat pendidikan tenaga kesehatan.

“Dua program ini dibuka karena memang menjadi kebutuhan di masyarakat. Di RS Jiwa Lawang misalnya, selama ini belum ada tenaga perawat yang mempunyai bidang ilmu khusus menangani pasien sakit jiwa. Begitupun dengan perawat anak,” tuturnya.

Pengembangan prodi tentu saja tidak hanya dilakukan untuk Jurusan Keperawatan saja, tapi juga untuk jurusan yang lain seperti D4 Gizi, D4 Bidang Pendidik, dan D4 Perawatan Medical Bedah yang tahun ini juga sudah mewisuda lulusannya. (oci/adv/sir) (Lailatul Rosida/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s