FSLDK Desak Pengesahaan RUU APP

Kontroversi seputar RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi yang tidak kunjung disahkan, kembali diangkat oleh Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) kemarin. Forum gabungan dari berbagai Univesitas Negeri dan Swasta di Malang ini menggelar aksi untuk kambali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya RUU APP segerah disahkan dengan batasan yang jelas.

Dalam aksi yang dimulai dari Stadion Luar Gajayana hingga alun-alun tersebut, sekitar 100 mahasiswa dari Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang dan lainnya melakukan orasi sambil berjalan menuju alun-alun. Mereka membawa poster yang di antaranya bertuliskan ‘Lambang NKRI bukan kepala kelinci’ yang mengacu pada simbol majalah yang dicap mengandung unsur pornografi. Tulisan lain bertuliskan kreatifitas tidak sama dengan pronografi yang mengacu pada klaim kalangan seni yang menolak RUU tersebut.

Perwakilan FSLDK, Purbahayu menyebutkan, seruan ini dilontarkan FSLDK karena lambatnya pengesahan RUU APP. Banyaknya penentang juga menjadi perhatian utama dalam orasi ini. “Bangsa Indonesia ini merupakan bangsa yang beradab dan bermoral. Seharusnya kita malu. Karena negara kita masuk sebagai 10 besar pengakses website pornografi,” paparnya kepada wartawan.

Dalam aksi ini, FSLDK menuntut pemerintah untuk segera memberikan batasan yang jelas mengenai tindakan pronografi. Selama ini kerancuan yang menimbulkan pro kontra bersumber dari pendefinisian yang masih belum sempurna. “Misalnya jika ada wanita yang duduk di mikrolet, bagian belakang bajunya terbuka secara tidak sengaja. Apakah itu termasuk pronografi atau bukan, harus dijelaskan,” jelas Purbahayu.

Sedianya aksi damai tersebut dilakukan di depan kantor DPRD Kota Malang untuk menarik perhatian pejabat yang juga merupakan wakil rakyat. Namun karena dilakukan di atas pukul 14.00 WIB, FSLDK sepakat untuk mengalihkan sasaran aksi dari para pejabat ke masyarakat umum. “Bagaimanapun juga, kami ingin memberitahukan masyarakat mengenai bahaya pornografi dan perlunya dukungan mereka terhadap RUU APP. Kami juga ingin menunjukkan bahwa mahasiswa sepakat dengan RUU APP ini,” tandasnya.(fio/lim) (Fiona Mediony/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s