Perawat Bukan Bos

Beberapa wisudawan saat mengikuti prosesi wisuda kemarin siang. (Muflikh/Malang Post)

Beberapa wisudawan saat mengikuti prosesi wisuda kemarin siang. (Muflikh/Malang Post)

Tenaga kesehatan pada dasarnya bukan siapa-siapa, selain sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Depkes RI, dr Setyawan Soeparan MPH menegaskan mereka bukan lah bos. Kalau ada orang sakit datang, harus ditolong supaya bisa sembuh. Hal ini diungkapkannya kepada lulusan tenaga kesehatan yang kemarin di wisuda di Politeknek Kesehatan (Poletkes) Depkes Malang kemarin.

“Tugas perawat adalah pelayan dan membantu orang lain, bukan bos. Jadi kalau ada yang datang karena sakit, jangan lantas dibentak, tapi layani dengan baik,” ungkapnya.

Bagaimana membentuk sikap tenaga kesehatan sesuai dengan tugasnya ini menurut Setyawan menjadi tantangan bagi lulusan tenaga kesehatan saat ini. Selain tantangan lainnya seperti distribusi penempatan lulusan yang masih tersentral di pulau Jawa saja. Termasuk menjamurnya sekolah kesehatan yang juga menumpuk di Pulau Jawa. Untuk itu pihaknya akan segera mengatur soal sebaran jumlah sekolah kesehatan ini sehingga tidak hanya berpusat di Jawa.

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Poltekes Depkes Malang Prof Dr Ir Sudaryono menegaskan sebagai sekolah kesehatan yang berada langsung di bawah naungan Depkes, pihaknya tidak mau terlena. Tapi soal pengembangan kualitas terus dilakukan. Baik pengembangan pembelajaran hingga fasilitas yang ada.

“Fasilitas yang ada sekarang ini masih harus terus ditingkatkan, dan perlu usaha yang cukup besar dari para pengelolanya,” tuturnya.

Pendidikan yang diberikan di sana kata dia diharapkan bisa ditransfer dengan baik dari dosen kepada mahasiswa. Karena itu, kini setiap kelas yang ada di sana dilengkapi dengan fasilitas seperti LCD. Masih ditambah dengan fasilitas lain seperti internet.

Kerjasama dengan luar negeri juga terus dikembangkan di sana. Dengan harapan, tercipta iklim pendidikan dengan standar internasional.

“Magang karyawan dan juga dosen ke luar negeri menjadi salah satu program Poltekes Depkes Malang. Harapannya, mereka bisa belajar bagaimana sistem kerja di sana dan mendapatkan acuan pengembangan Poltekes ke depan,” tegasnya. (oci/eno) (Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s