Siapkan 459 Kavling Stand Di Rampal

Kurang dua hari lagi, Wisata Belanja Tugu akan resmi beroperasi di Lapangan Rampal. Hari-hari belakangan ini, Dinas Pariwisata Informasi dan Komunikasi (Parinkom) Kota Malang, Kodim 0833 serta paguyuban pedagang terus melakukan pemantapan menjelang beroperasinya pasar wisata yang murah meriah itu. Termasuk mempersiapkan kavling tenda yang akan menjadi tempat berjualan 459 pedagang Pasar Tugu tersebut.

Namun perwakilan pedagang tidak ikut turun ke lapangan kemarin karena telah melakukan cek sendiri sehari sebelumnya. Wakil Ketua Ikatan Pedagang Wisata Belanja Tugu, Taufik Huda mengaku telah melihat lokasi bersama dengan para ketua kelompok pedagang hari Rabu sore lalu. “Kami sudah lihat, sehingga kami tidak lagi mengecek hari ini (kemarin),” terangnya saat dihubungi Malang Post kemarin.

Hari ini, lanjut dia, paguyuban pedagang juga belum berencana mematok kavling yang disediakan untuk kegiatan Pasar Tugu, termasuk penomoran kavling yang rencananya mulai dilakukan kemarin.
Pengecekan lapangan hanya dilakukan sekali melalui perwakilan dari beberapa ketua kelompok. Taufik mengatakan, pihaknya baru akan mengadakan persiapan pada Sabtu sore dengan mengundang seluruh pedagang.

“Kami mengundang mereka Sabtu besok melalui ketua kelompok. Kami harap semua pedagang bisa datang untuk bersama-sama melihat dan mulai menempati lokasi jualan,” jelas dia.

Sejauh ini, ucapnya, pihaknya merasa optimis dengan pendapatan yang akan diterima di lokasi baru tersebut. Keraguan pedagang mengenai kemungkinan sepinya transaksi karena lokasi baru dengan pelanggan baru, perlahan sirna. “Kami optimis. Kami ini pedagang, optimis itu harus. Pedagang tidak boleh berputus asa,” katanya lagi.

Mengenai tawaran waktu berjualan yang dibuka mulai hari Sabtu, Taufik mengaku belum bisa memastikan. Pasalnya, wacana ini belum disampaikan pada seluruh pedagang. Ia sendiri tidak yakin semua pedagang akan memanfaatkan waktu tambahan tersebut. Masalahnya, lanjut dia, pedagang Pasar Tugu tidak semuanya murni berprofesi sebagai pedagang.

“Kita akan melihat terlebih dahulu bagaimana kondisi hari pertama Minggu besok. Jika memungkinkan, bisa saja berjualan di hari Sabtu bagi pedagang yang menginginkan. Yang jelas, tidak bisa di minggu pertama ini. Karena persiapannya belum selesai, seperti kebutuhan listrik dan sebagainya,” pungkas dia.(fio/lim) (Fiona Mediony/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s