Pemkot-Perhutani Sepakati Pemeliharaan Hutan

Pemkot Batu dan Perhutani KPH Malang sepakat memelihara hutan di wilayah Batu yang kini mulai terkikis. Kesepakatan ini dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU) yang ditanda tangani, Jumat (24/10). MoU ini diharapkan menjadi payung hukum terhadap semua aktivitas pemeliharaan hutan bekerja sama dengan masyarakat..

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH), Drs Hidayat Murtadlo mengatakan, kerja sama pengelolaan hutan bersama dengan masyarakat itu nantinya akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama (PKS) antara desa dan Perhutani secara langsung. “Dalam poin kerja sama nanti masyarakat akan diberi peluang seluas-luasnya mengelola hutan dengan baik,” kata Hidayat kepada Surya, Jumat (24/10).

Dijelaskan Hidayat, meskipun masyarakat diberi peluang mengelola hutan, mereka tidak bisa memiliki lahan milik Perhutani ini. Kontrak kerja sama dengan masyarakat nanti hanya akan mengatur bagaimana sistem pengelolaan hutan secara bersama-sama.
“Ini kami lakukan karena lahan kritis maupun hutan kritis di Batu kian meluas. Kalau tidak segera diantisipasi, kondisi ini akan mengancam keselamatan ribuan bahkan jutaan orang di Jatim,” paparnya.

Data di Dinas KLH menyebutkan hutan di Batu seluas 11.227 hektare dengan rincian hutan lindung 3.099,6 hektare, hutan produksi 3.118,2 hektare, dan hutan konservasi 5.009,6 hektare. Dari sekian hutan ini, luas hutan kritis mencapai 115,6 hektare dengan lahan kritis seluas 1.717 hektare.
(st25/surya)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s