Khofifah Janji Bantu Pupuk Bagi Petani

250 calon jamaah haji (CJH) kloter 20 dari KBIH Al-Hikam, kemarin dilepas Cagub Jatim, Dra Hj Khofifah Indar Parawansa, di halaman Masjid Al-Hikam Jalan Cengger Ayam, Malang. Pelepasan ditandai dengan pemberian tas dan topi kepada CJH.Selain Khofifah, beberapa tokoh ulama hadir dalam acara itu.
Diantaranya, Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Ketua PCNU Kota Malang KH Marzuki Mustamar, Pengasuh Ponpes Wali Songo Sragen-Jateng, KH Ma’ruf Islamudin, Ketua KBIH Al-Hikam, Hj Mutammimah Hasyim. Ketua Ikatan Alumni Haji Al-Hikam, Prof Dr H Bambang Banu S.

Dalam sambutannya, Hasyim terang-terangan minta ibu-ibu NU bisa membuktikan bahwa perempuan tidak bisa hanya dipimpin atau diperintah. Sebaliknya, perempuan juga bisa menjadi pemimpin.
“Oleh karena itu, pilihlah Khofifah sebagai Gubernur Jatim. Dengan Khofifah sebagai Gubernur, secara tidak langsung NU akan terangkat,” ujar KH Dr Hasyim Muzadi.

Kehadiran Khofifah di Kota Batu tidak disia-siakan petani Kota Batu untuk menyampaikan keluh kesahnya. Mahalnya harga sarana produksi termasuk pupuk yang terus naik menjadi keluhan yang mereka sampaikan kepada Khofifah.

Kehadiran Khofifah di Kota Batu untuk bersilaturahmi dan berhalal bihalal dengan Forum Komunikasi Masyarakat Petani Batu (FKMPB) di jalan Palem hijau Desa Sidomulyo Kecamatan Batu.

“Kalau dulu, saat panen usai banyak petani Batu yang memiliki kendaraan baru berjejer di desa. Tapi, saat ini usai panen bukanya kendaraan baru yang berjejer, tapi tambahan utang yang dimiliki petani akibat mahalnya pupuk dan sarana alat produksi lainnya,” kata Ketua FKMPB, Sugeng Hariono di hadapan Khofifah yang didampingi Ketua Partai Patriot Jawa Timur, Ir. Lanyala M. Mataliti, kemarin.

Para petani berharap, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era pemerintahan Gus Dur itu, jika terpilih sebagai Cagub pada 4 November mendatang, dapat memperhatikan petani Batu dan dapat membantu menyelesaikan permasalahan para petani, khususnya soal pupuk.

Mendapat keluhan itu, ketua non aktif Muslimat NU itu akan memperhatikan petani Batu. Untuk menyelesaikan permasalahan pupuk, dia akan merekomendasikan pendistribusian pupuk sesuai dengan wilayah. Seperti Petrokimia di Gresik hanya melayani kebutuhan pupuk di wilayah Jawa-Bali misalnya. Begitu juga dengan pupuk Kaltim dan lainnya, dapat melayani daerahnya masing-masing.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Malang, Khofifah yang tampil seorang diri tanpa didampingi Wagub Jatim, Brigjen TNI (Purn) Mudjiono berkunjung ke Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji.
Kedatangannya itu untuk hadir dalam ‘Halal bi Halal dan Temu Kangen Komunitas Jam’iyah Maiyah Malang Raya’, di rumah pengusaha rokok Geng Wahyudi.

Khofifah sendiri, dalam kesempatan itu, tidak banyak mengumbar janji. Sebaliknya, dengan waktu sekitar 30 menit di atas podium bersama Jam’iyah Maiyah, Khofifah memberikan realita nantinya dia terpilih menjadi Gubernur Jatim.

“Saya janji, saya akan menjadi pelayan masyarakat. Tidak bakal korupsi. Untuk itu, mohon dukungannya saya menjadi Gubernur Jatim,” ungkap Khofifah ditengah-tengah kegiatan yang diikuti ratusan jamaah.
(agp/aim/sit/nun) (Agung Priyo/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s