Pemkot Kebut Pembenahan Drainase

Perbaikan Drainase di Jalan Bendungan Sutami ini tampak masih separo jalan. Ini yang diharapkan segera tuntas karena musim hujan sudah tiba. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Perbaikan Drainase di Jalan Bendungan Sutami ini tampak masih separo jalan. Ini yang diharapkan segera tuntas karena musim hujan sudah tiba. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Memasuki musim hujan, Dinas Kimpraswil Kota Malang terus mengebut pembenahan drainase di ratusan titik se Kota Malang. Sejumlah pekerjaan lapangan memang masih belum terselesaikan. Masih ada yang separo jalan, tapi ada pula yang tinggal menunggu tahap penyelesaiannya saja.

Kepala Bidang Jalan, Jembatan dan Drainase Dinas Kimpraswil Kota Malang Sumardi Mulyono menjelaskan, sejumlah proyek hingga saat ini masih dalam posisi kontrak. Meski demikian, penyelesaian pembangunan drainase tetap akan dikebut menyusul datangnya musim hujan. “Masih ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, di antaranya galian drainase di Teluk pelabuhan Ratu,” kata Mardi kepada Malang post.

Sementara di beberapa titik pekerjaan masih terhambat dengan kondisi di lapangan. Salah satu proyek yang terhambat ini ialah galian drainase di perempatan ITN. Kendala yang muncul, lanjutnya, ialah tidak bisa berlanjutnya proyek karena ada sejumlah bangunan yang berdiri di atas saluran air. Dan untuk menyelesaikan pembuatan jalan air atau outlet tersebut, hanya ada satu jalan, yakni dengan membongkar bangunan PKL yang digunakan warga untuk berdagang.

Dinas Kimpraswil sendiri telah melayangkan surat kedua kepada kelurahan setempat dan hingga saat ini masih menunggu jawaban. “Kami harap, warga mau bekerjasama untuk terciptanya lingkungan yang bebas banjir di kawasan Sumbersari ini. Satu-satunya cara memang harus dengan membongkar bangunan PKL. Karena kita tidak akan bisa melanjutkan pekerjaan dengan keadaan seperti ini,” lanjutnya.

Selain itu, Dinas Kimpraswil saat ini juga menggiatkan normalisasi drainase di 80 titik. Sejauh ini, pemeliharaan tersebut baru selesai sekitar 50 persennya. Targetnya, semua titik sudah akan rampung pertengahan November nanti. Di luar kegiatan rutin tersebut, Dinas Kimpraswil juga akan melakukan normalisasi saluran secara insidentil.

“Untuk itu, kami juga berharap partisipasi masyarakat apabila mengetahui adanya sumbatan pada saluran segera menginformasikan pada kami agar bisa segera ditindak lanjuti,” tambahnya.(fio/lim) (Fiona Mediony/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s