Polres Gagalkan Women Trafficking

Maraknya women trafficking (perdagangan wanita) asal Kabupaten Malang membuat waspada Polres setempat. Karena itu, begitu ada kecurigaan terkait perdagangan wanita, tujuh wanita langsung diamankan, Minggu (26/10).

Setelah diinterogasi petugas, dua dari tujuh wanita itu diduga sebagai pelaku utama. Sedang, yang lima wanita merupakan korban. Rencananya, para korban akan dipekerjakan sebagai pelayan kafe di Kaltim. “Saat ini mereka masih kami periksa. Apakah, mereka mendapat pesanan dari seorang majikan di Kalimantan atau tidak, itu yang masih kami dalami,” kata AKP Sunardi Riyono SH, Kasat Reskrim Polres Malang, Senin (27/10).

Mereka yang diamankan adalah Ny Sri Wahyuni, 37, dan Ny Maidah, 40, keduanya warga Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon. Keduanya mengajak korban untuk bekerja di Kaltim. Empat korban berasal dari Kabupaten Malang yaitu Ika, 25, warga Desa Ngabab, dan Iswatul, 25, warga Desa Madirejo, Kecamatan Pujon, serta Widiyanti, 35, dan Jumiati, 26, keduanya asal Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang. Sedang seorang korban dari Blitar adalah Ria, 26.

Dugaan petugas, kelima korban itu akan mengikuti jejak dua wanita yang membawanya yakni sebagai pelayan kafe di Kaltim.

Penggagalan perdagangan wanita itu berkat informasi masyarakat. Informasinya, pada Minggu pagi itu akan ada sejumlah wanita yang diberangkatkan ke Kaltim untuk dijadikan pelayanan kafe. Mereka berangkat dari Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, dengan menumpang mobil. Begitu mobil yang mengangkut para wanita itu melaju sekitar 1 km tepatnya di Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, petugas langsung menghentikannya.

Versi Sri Wahyuni, siang itu dia bersama enam rekannya akan balik di Kota Batu Ampar, Kaltim, setelah merayakan Idul Fitri di kampung halaman masing-masing. “Kami sudah sama-sama pernah bekerja di Kalimantan sebagai pelayan kafe. Bahkan, salah satu dari kami sudah punya warung sendiri atau biasanya kami sebut kafe,” tutur Wahyuni.

Dikatakan Wahyuni, kebetulan saja mereka siang itu berangkat bersama sehingga dicurigai petugas macam-macam. Padahal, menurut dia, tujuan balik bersama itu agar ada teman selama perjalanan.
(st12/surya)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s