Pabrik Miras Meledak

(agung priyo / malang post)

(agung priyo / malang post)

Pabrik minuman keras (miras) yang berkedok memproduksi jamu beras kencur, milik PT Sumbersari Mekar Perkasa, di Jalan Raya Pandanlandung, Kecamatan Wagir, siang kemarin meledak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Pasalnya, saat kejadian para karyawan sedang istirahat.

Namun, ledakan yang cukup dahsyat hingga terdengar sampai radius 200 meter itu, mengakibatkan satu rumah milik warga yang ada di belakang pabrik rusak berat. Genteng dan plafon rumah milik Sumardi itu, hancur berkeping-keping, akibat tertimpa lempengan besi tabung pabrik.

Selain rumah Sumardi, rumah Solikin, yang ada di sebelah rumah Sumardi, juga rusak. Hanya kerusakan terjadi pada genteng saja. Kabel induk listrik, yang jaraknya sekitar 100 meter dari pabrik pun, juga putus. Termasuk tembok pabrik setinggi 15 meter, juga retak dan rawan roboh.

‘’Pokoknya kami akan tuntut ganti rugi atas kejadian ini. Untung saja, saat itu di rumah sedang sepi, hanya anak saya Widi Santoso, yang di rumah nonton televisi di ruang depan. Sedang yang rusak ruang tengah, dapur dan kamar,’’ ujar Sri Bawon, 43 tahun, istri Sumardi, kepada Malang Post.

Hanya saja, penyebab ledakan itu masih simpang siur. Warga menilai, ledakan itu adalah berasal dari tabung pembuatan (penyulingan) miras. Karena kondisi panas dan tidak kuat menahan tekanan, akhirnya tabung meledak.

‘’Sebab sebelum meledak, di dalam pabrik itu terdengar suara gemuruh, yang kemudian timbul asap tebal dan akhirnya langsung muncul ledakan seperti bom,’’ terang Sumardi, yang juga dibenarkan Sri Bawon, istrinya.

Sementara dari olah TKP, diketahui bahwa ledakan itu berasal dari tabung air softener, yang disebabkan karena faktor kelalaian. Yakni kran atau katup tabung, tertutup hingga uap tidak bisa keluar yang akhirnya timbul ledakan.

Namun versi pengelola PT Sumbersari Mekar Perkasa, Handoko, ledakan itu karena saringan atau filter pada tabung air softener buntu karena kotoran.

‘’Penyebabnya itu karena filter yang menyaring air itu buntu, jadi tidak bisa menampung hingga akhirnya meledak,’’ tutur Handoko, kepada wartawan saat memberikan pernyataan.

Sementara keterangan lain menyebutkan, minuman keras yang diproduksi PT Sumbersari Mekar Perkasa itu, tidak mendapatkan izin dari warga. Warga sekitar hanya mengetahui bahwa pabrik itu memproduksi jamu dan anggur cap orang tua.

Namun ternyata pabrik justru memproduksi minuman beralkohol tinggi. Seperti New Port, Topi Miring dan Mc Donald. Bahkan akibat munculnya produksi miras itu, warga setempat sempat melakukan protes.
‘’Kami ini sudah sering demo dan memprotes agar pabrik miras ini ditutup. Namun, sama sekali tidak ada tanggapan. Sejak pabrik ini berdiri, kami semua sudah was-was dan ternyata akhirnya benar. Tolong kasus ini tulis besar-besar di media,’’ ujar Yoto, warga lain.

Bisa jadi karena pabrik itu terkesan tertutup, wartawan yang berniat untuk meliput ke dalam dan meminta konfirmasi, awalnya pihak pengelola tidak mau menemui.

Gerbang pabrik warna hijau tertutup rapat dengan panjagaan ketat petugas keamanan. Wartawan sendiri sempat terjadi cek-cok mulut lantaran tidak diperbolehkan masuk.

Wartawan baru bisa masuk ke pabrik setelah petugas dari Polsek Wagir, Polres Malang, dan Polwil Malang datang untuk melakukan olah TKP yang dipimpin Kasubagreskrim Polwil Malang, Kompol Sudibyo.
Disinggung tentang produksi yang sempat diprotes warga, Handoko, selaku pengelola pabrik mengatakan bahwa pembuatan miras itu sudah ada izinnya. ‘’Pabrik miras kami ini ada izinnya. Yakni izin pembuatan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA),’’ jawabnya singkat.

Lantas bagaimana dengan kerusakan rumah warga? Handoko, yang kala itu didampingi Kapolsek Wagir, AKP Marlon Logo Tadu, mengatakan bahwa dirinya siap bertanggung jawab dan ganti rugi atas kerusakan itu.

‘’Besok (hari ini, Red.) kami akan mendatangi rumah warga dengan bantuan pihak kelurahan untuk melakukan pendataan rumah warga yang rusak. Saat itu juga kami akan memberikan ganti rugi atas kerusakan rumah,’’ urai Handoko. (agp/avi) (Agung Priyo/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s