Penyerahan Gajayana Ditolak Karena Scoring Board

Scoring board yang hingga kini belum tuntas perbaikannya. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Scoring board yang hingga kini belum tuntas perbaikannya. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Penyerahan Stadion Gajayana dari PT MTO – investor yang membangun Stadion Gajayana-kepada Pemkot Malang kembali tertunda lagi. Pemkot enggan menerima penyerahan bangunan karena masih ada bagian stadion yang belum tuntas.

Lampu scoring board Stadion Gajayana merupakan satu-satunya penyebab pemkot belum bersedia menerima stadion.

“Lampu scoring board belum selesai. Harus diselesaikan dulu baru diserahkan,” tegas Sutiarsi, Asisten II Sekkota Malang, di balai kota, kemarin siang. Dijelaskannya, PT MTO sudah memberi penjelasan bahwa lampu scoring board masih dipesan di Cina. Pemesanan sudah dilakukan sejak awal tahun ini, tapi sampai saat ini belum diterima juga.

“Dia (investor) menunjukan nota pemesanan lampu scoring board ke Cina dan sampai saat ini belum diterima. Tapi bagi kami, harus sampai selesai dulu baru diserahkan ke pemkot,” jelasnya. Karena belum selesai juga, PT MTO masih harus membayar denda kepada pemkot. “Mestinya sudah selesai Juni lalu. Tapi karena sampai saat ini belum selesai harus membayar denda,” tegas Sutiarasi.

Denda yang dikenakan pada PT MTO sebesar Rp 120 juta setiap bulannya. Denda sebanyak itu dibayarkan kepada kas daerah melalui pos anggaran lain-lain. “Sampai saat ini, dia membayar denda,” ujarnya.

Sementara itu, atap tribun yang sebelumnya bocor sudah diperbaiki. Pemkot kata Sutiarsi sudah melakukan pengecekan atap. Hasilnya, 10 titik kebocoran sudah diperbaiki dan tak ada masalah lagi. Awalnya pemkot berencana mengecek kebocoran menggunakan mobil tangki. Tapi saat bersamaan, turun hujan sehingga pengecekan menggunakan hujan. Kala itu, langsung diketahui adanya 10 titik kebocoran tersebut.

Setelah dilakukan perbaikan lagi, hujan yang menguyur Kota Malang, Senin (27/10) lalu langsung menjadi alat uji coba atap tribun. “Waktu hujan kemarin tidak ada lagi yang bocor,” kata dia sembari menegaskan, lampu scoring board harus diperbaiki dulu oleh PT MTO. (van/lim)
(Vandri van Battu/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s