Rupiah Sempat Turun ke Level Rp 11.700

Perburuan mata uang Dollar Amerika (USD) masih belum terjadi di tingkat spekulan di Malang meski kemarin nila tukarnya naik hingga membuat rupiah turun 1.101 poin ke level Rp 11.850. Pantauan Malang Post di salah satu Autorized Money Changer, PT Sumber Arto Santoso, masyarakat masih belum panik berburu USD.

Perwakilan PT Sumber Arto Santoso, Michael, mengatakan penukaran mata uang rupiah ke USD masih relatif stabil, belum menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan. Meski enggan menyebut angka, Michael mengaku transaksi valuta asing, terutama USD, masih sama seperti hari normal.

“Mungkin selisihnya terhadap rupiah masih belum tinggi betul. Berbeda dengan krisis 1998 lalu, di mana nilai USD naik berlipat-lipat sehingga masyarakat, bahkan yang bukan pengusaha pun ramai-ramai menukarkan USD,” ujarnya.

Michael menambahkan, antara yang menukarkan dengan membeli USD cukup imbang. “Kebanyakan pengusaha yang membeli USD untuk keperluan usaha mereka, bukan untuk disimpan. Seperti untuk travel cheque, pariwisata dan lain-lain,” imbuhnya.

Sementara itu, investor saham di Malang belum menunjukkan aktivitas transaksi. Indrawan, Team Manager E Trading Securities mengatakan, pasar saham belum beranjak dari kondisi sebelumnya. “Secara detil kami tidak mengetahui aktivitas nasabah kami karena transaksi bisa dilakukan secara mandiri. Tetapi, memang mereka masih menunggu kondisi global,” katanya.

Dalam kondisi stagnan kemarin, lanjut Indra, ada beberapa saham yang mengalami auto reject karena perubahan harga turun dan naik lebih dari 10 persen. Auto reject adalah kebijakan yang diterapkan Bursa Efek Indonesia untuk memproteksi agar harga saham terkendalai dengan normal. Untuk transaksi yang nilainya sudah melebihi 10 persen turun atau naik, maka mesin secara otomatis menggagalkan transaksi tersebut.

“Saya melihat PTBA dan Tin mengalami beberapa auto reject tadi. Ini berarti mulai ada perkembangan, meski sangat sedikit untuk beberapa saham perusahaan di Indonesia. Saya juga melihat harga komoditas juga sedikit naik tadi,” kata Indrawan sembari menambahkan belum tahu sampai kapan gonjang-ganjing pasar saham tersebut akan berakhir.

Sementara itu, gejolak rupiah yang luar biasa pada hari ini akhirnya bisa ditaklukkan oleh Bank Indonesia. Pelemahan rupiah terhenti di level 10.800 per dolar AS atau turun dari pelemahan tertingginya 11.850 per dolar AS. Pelemahan rupiah agak tertahan setelah BI terus menerus siaga di pasar. Rupiah juga mulai terkendali karena bursa saham Asia sudah mulai rebound.
(sin/han)
(Sinyo Suwignyo/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s