SBY Masih Ragu Ambil Keputusan Turunkan BBM

Desakan kuat agar pemerintah menurunkan harga BBM, direspons ekstra hati-hati oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Orang nomor satu di Indonesia itu tidak ingin keputusan penurunan harga BBM itu berbuah blunder.

SBY takut diklaim berusaha mencari keuntungan politik gara-gara mengabulkan desakan sejumlah kalangan tersebut.

Karena itu, SBY tidak mau terburu-buru. Pemerintah, kata SBY, terus mengamati perkembangan harga minyak mentah dunia yang mengalami penurunan tajam dalam sebulan terakhir.

‘’Kita telah melakukan exercise. Tidak boleh kita tergopoh-gopoh, nanti seolah-olah kita hanya ingin mendapatkan insentif politik. Tidak boleh dan tidak bagus,’’ kata SBY saat memberikan keterangan pers di kantor presiden kemarin.

Kemarin, SBY memanggil Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mengkaji kemungkinan penurunan harga BBM.

Pemerintah, kata SBY, harus mengambil keputusan secara rasional dan jernih. ‘’Kalau itu baik buat rakyat kita dan memungkinkan untuk diturunkan, kebijakan itu akan kita lakukan,’’ katanya.

SBY telah memerintahkan Menteri ESDM untuk menghitung secara mendetail kemungkinan penurunan harga BBM. ‘’Saya memang minta tidak perlu ada publikasi, karena memang harga minyak ini meskipun terakhir ini turun, tapi setiap saat bisa terjadi naik turun atau up and down,’’ kata SBY.

Kepala negara mengakui dengan turunnya harga minyak mentah dunia, subsidi BBM berkurang. Namun pemerintah masih harus mengkaji faktor-faktor yang menentukan harga Indonesia Crude Petroleum (ICP) sebelum mengambil opsi kemungkinan penurunan harga BBM.

Pemerintah juga haus memperhitungkan faktor lain di luar harga minyak mentah dunia, seperti nilai tukar rupiah, dan pembengkakan subsidi di awal 2008, saat harga minyak mentah dunia naik tajam.

‘’Andaikata nanti semuanya pas, saya akan mengambil keputusan untuk perubahan harga BBM ini. Kita pastikan, kalau nanti tiba-tiba satu saat naik lagi, ya kenaikan harga itu tidak boleh lebih tinggi daripada harga sekarang,’’ ujar SBY.

Ketika harga minyak mentah dunia tetap stabil, menurut SBY, ada kewajiban moral bagi dirinya untuk menurunkan harga BBM. ‘’Pertanyaannya adalah kapan? Kemudian berapa banyak? Inilah gunanya exercise,’’ terang SBY.

Sebelumnya, tuntutan untuk menurunkan harga BBM, sebagai dampak menurunnya harga minya dunia, banyak disuarakan. Diantaranya disuarakan, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
‘’Sepatutnya jika harga BBM kita segera diturunkan. Saat menaikkan harga BBM beberapa waktu lalu, Pemerintah beralasan menyesuaikan harga minyak dunia yang saat itu mencapai di atas USD 150 per barel. Sekarang harga minyak dunia hanya sekitar USD 70 per barel,’’ jelasnya.

Persoalan lain yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah, menurut Din, adalah secara de facto kenaikan harga BBM yang cukup tinggi beberapa bulan lalu semakin melemahkan daya beli masyarakat.
Hal senada disampaikan Ketua Fransi PDIP, Tjahjo Kumolo. Dia mendesak SBY segera menurunkan harga minyak. ‘’Harusnya pemerintah SBY tidak mengulur waktu menurunkan harga BBM. Karena realitas kehidupan masyarakat sudah tidak mampu lagi menjangkau harga-harga kebutuhan pokok akibat kenaikan harga BBM oleh pemerintah,’’ katanya.

Ketua DPR Agung Laksono juga menyampaikan pandangan senada. ‘‘Saya mendesak agar pemerintah segera menurunkan harga BBM dalam negeri khususnya untuk BBM yang mendapat subsidi yakni minyak tanah, premium dan solar. Saya minta pemerintah menurunkan 10-15 persenlah,’’ kata Agung Laksono. (tom/jpnn/han) (jpnn)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s