Stok ARV Dinkes Menipis

Penderita HIV di Kabupaten Malang terancam kehabisan stok obat pencegah HIV/AIDS atau sering disebut Anti Retroviral (ARV). Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menyatakan stok ARV hanya cukup untuk 6 bulan ke depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Agus Wahyu Arifin mengaku stok ARV kian menipis. Obat tersebut didrop oleh LSM HSP (Health Service Program) untuk penderita HIV di Kabupaten Malang. Obat tersebut didrop di tiga tempat yakni RSUD Kanjuruhan, Puskesmas Sumberpucung dan Puskesmas Gondanglegi.

“Obat itu hanya untuk Puskesmas yang memiliki fasilitas VCT (Voluntary Counselling and Testing),” kata Agus. Dinkes mencatat dalam kurun waktu 1991-2007 penderita HIV berjumlah 262 orang, 175 orang di antaranya meninggal. Menurut Agus, para pednerita HIV diberikan ARV supaya tidak meningkat ke status Aids.

“Obat itu menolong memperpanjang usia penderita HIV dan diberikan secara gratis,”katanya. Menurut Agus obat itu diberikan sehari sekali selama seumur hidup pasien penderita HIV. Pihaknya berjanji mengupayakan pembelian obat melalui APBD tahun 2009.
“Jumlah kebutuhan belum dikalkulasi, namun jumlahnya diperkirakan menipis,” pungkasnya.(ary/eno)
(Ary Wicaksono/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s