Tuntaskan Kemacetan Lebih Penting Daripada Jembatan Layang

Akhir pekan lalu, kemacetan terjadi di sejumlah titik. Banyaknya aktifitas membuat jalur poros di kawasan Dinoyo dan Soekarno Hatta mengalami kemacetan yang luar biasa. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Akhir pekan lalu, kemacetan terjadi di sejumlah titik. Banyaknya aktifitas membuat jalur poros di kawasan Dinoyo dan Soekarno Hatta mengalami kemacetan yang luar biasa. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Kemacetan yang terjadi di sejumlah titik di Kota Malang mendapat perhatian dari dewan. Pasalnya, kemacetan yang terjadi semakin tahun semakin parah dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah. Untuk mengatasinya, proyek-proyek Pemkot yang sempat terbengkalai diharapkan bisa segera diselesaikan.

Sekretaris Komisi C, Pujianto mengatakan kemacetan sudah seharusnya menjadi agenda prioritas karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Titik kemacetan yang didahulukan ialah kawasan Dinoyo. “Proyek jembatan Tunggul Wulung di antaranya harus segera diwujudkan,” kata Puji.

Ia menilai, proyek jembatan ini masih lebih penting daripada pembangunan jembatan layang. Pasalnya, jembatan ini merupakan penghubung sarana pendidikan. Menurutnya, sebagai kota pelajar, Kota Malang seharusnya memang memprioritaskan semua yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Apalagi di kawasan ini banyak sekali universitas negeri maupun swasta. “Karena Kota Pendidikan itulah, sarana dan prasarana yang menuju ke sana sangat penting untuk diperhatikan,” ucapnya.

Disinggung mengenai dana, Puji berpendapat seharusnya bisa diatasi Pemkot dengan mudah. Sebab, pembangunan jembatan ini menurut perkiraannya hanya akan memakan biaya antara Rp 40 hingga Rp 50 miliar saja. Dengan demikian, masih bisa diselaraskan dengan pembangunan kawasan Timur yang menjadi prioritas Pemkot saat ini.

Selain pembangunan jembatan, Puji menyebut beberapa solusi lain terkait dengan masalah kemacetan. Di antaranya perlunya pelebaran jalan utamanya jalan provinsi. “Dan yang tidak kalah penting, jalan masuk di depan RRI Malang yang juga merupakan akses menuju fasilitas pendidikan,” pungkasnya.(fio/lim) (Fiona Mediony/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s