Endang Imam Kabul Diganti

KPU Kota Batu “mencoret” nama Endang Imam Kabul dalam daftar calon anggota legislatif PDIP Kota Batu dari daerah pemilihan Batu. KPU mengembalikan nama Endang Imam Kabul sesuai dengan nama yang tertera dalam KTP, menjadi Endang Susilaning Rahayu.

Menurut anggota KPU Kota Batu, Priyanto “pencoretan” nama Endang Imam Kabul sesuai dengan aturan KPU yang baru No. 2834 tanggal 17 Oktober lalu. Dalam aturan itu, nama identitas dalam daftar Caleg tetap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak boleh menambahkan nama alias, nama populer atau nama lain yang tidak ada dalam KTP.

“Nama Bu Endang Imam Kabul tidak diperkenankan, nama Imam Kabul dibelakangnya nama suami. karena harus sesuai dengan KTP yang bersangkutan. Kecuali kalau nama di KTP-nya seperti itu tidak menjadi masalah,” kata Priyanto kepada Malang Post, kemarin.

Tidak hanya Endang Imam Kabul saja yang menggunakan nama alias atau nama populer suaminya. Beberapa partai lain juga sudah mengajukan pergantian nama dalam DCT dengan nama populer yang banyak dikenal masyarakat antara lain, Partai Indonesia Baru, Hanura, PDP, PPDK dan PSI.

Dikonfirmasi hal itu, Endang Imam Kabul keberatan dengan tidak dibolehkannya mencantumkan nama Imam Kabul di belakang namanya dalam DCT. Nama Imam Kabul yang digunakan olehnya bukan untuk sengaja menjual nama mantan wali Kota Batu itu. Penggunaan nama itu untuk menghindari kesamaan nama yang ada dalam DCT.

Pasalnya, di Dapil Batu dalam partai yang sama ada dua Endang. Endang Susilaning Rahayu dengan Endang Suliati. Untuk menghindari kesamaan itu, Endang menggunakan nama (alm) suaminya, Imam Kabul.

“Sebelum menggunakan nama Endang Imam Kabul, saya sudah konsultasi dengan KPU Kota Batu. Dan mereka membolehkannya. Karena itu saya menggunakan nama Endang Imam Kabul. Tapi, belakangan ada aturan yang tidak memperbolehkannya,” ungkap mantan ketua TP PKK Kota Batu itu.
Tidak heran, bila dalam daftar Caleg sementara yang diumumkan KPU Kota Batu beberapa waktu lalu, nama Endang Imam Kabul terpampang di Dapil Batu nomor urut satu dari partai berlambang banteng moncong putih.

Meski nama Imam Kabul di belakang namanya harus dicoret, sekretaris DPC PDIP Kota Batu itu tidak akan melakukan upaya hukum terhadap kebijakan yang telah ditetapkan KPU pada 17 Oktober lalu. “Kami sudah menyampaikan keberatan. Karena itu sudah menjadi aturan KPU, kami siap untuk melaksanakannya,” terangnya.

Sementara itu, pimpinan partai politik peserta Pemilu 2009 melakukan verifikasi terhadapa daftar Caleg tetap yang akan diumumkan KPU pada 31 Oktober mendatang. Semua pimpinan Parpol membubuhkan tanda tangan di daftar Caleg tetap yang akan diumumkan nantinya. (aim) (Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s