Menggugah Dunia Lewat Mading

Majalah dinding milik siswa SMP Negeri 2 Donomulyo yang menyabet Juara I Lomba Mading Se-Kabupaten Malang, kemarin. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Majalah dinding milik siswa SMP Negeri 2 Donomulyo yang menyabet Juara I Lomba Mading Se-Kabupaten Malang, kemarin. (Bagus Ary Wicaksono/Malang Post)

Di sudut halaman SMP Negeri 4 Kepanjen Jalan Kawi, Desi Tiristya R, siswa kelas 9 B SMPN 2 Bantur sibuk membenahi majalah dinding (mading) milik Sekolahnya. Jari jemarinya menari kian kemari, seolah tengah menggelar ritual terakhir merapikan mading. Maklum, tim Juri Lomba Jurnalistik Se-Kabupaten Malang, tinggal langkah lagi dari tempatnya berdiri.

Setidaknya dalam waktu itu, sebanyak 13 Mading bertebaran dan mengisi kekosongan teras SMPN 4 Kepanjen, kemarin. Belasan Mading itu ditata begitu artistik untuk memperebutkan gelar Juara Mading Lomba Jurnalistik Se Kabupaten Malang. Lomba itu digelar oleh Majalah NOS (News of Spanega) dan Pengurus Inti MGPG (musyawarah guru mata pelajaran) Bahasa Se Kabupaten Malang.

Tampilan Mading yang dibuat para siswa masing-masing SMP itu cukup bersaing. Mereka menawarkan konsep Mading yang bisa menarik minat baca siswa karena tampilannya. Seperti halnya Mading milik Siswa SMPN 2 Bantur tersebut.

“Ini kita buat tiga hari mas, konsep dari siswa semua, anggota tim 11 siswa,” ujar Desi Tiristya R kepada Malang Post.

Mading tersebut berupa triplek berukuran 1,5 meter x 2 meter yang telah dibentuk sedemikian rupa. Bentuk dasar triplek hilang tertutup butiran pasir pantai yang dicat warna warni. Pinggiran badan Mading itu ditempeli bebungaan kayu yang amat manis.

“Pasir pantai ini kita tempelkan selama sehari semalam dengan pelekat khusus hanokol. Di Bantur banyak pantai itu yang kami manfaatkan,” imbuh Desi cekatan.

Bentuk mading tersebut amat menyita perhatian, tanpa sadar kerumunan siswa mulai mencermati isinya. Menurut Desi, tim Mading sengaja membuat tema tulisan tentang lingkungan hidup, termasuk memerangi pemasanan global. Kerja keras tim SMPN 2 Bantur tak sia-sia, mereka menyabet Juara Harapan I.

“Tampilannya memang bagus tapi isi rubriknya masih kurang, Juara I direbut SMPN 2 Donomulyo, Juara II SMPN I Wajak dan Juara III SMPN I Karangploso. Juara Harapan II dan III dari SMPN I Bululawang dan SMPN I Kromengan,” ungkap Ketua Panitia Lomba Venus Yuliana, guru MGMP Bahasa.

Menurut Venus, lomba Jurnalistik itu dalam rangka memperingati hari Bahasa atau Sumpah Pemuda. Selain lomba mading, pihak MGMP juga menggelar lomba penyusunan berita dan artikel ilmiah. Jumlah yang mengikuti sekitar 66 siswa dari 60 SMP di Kabupaten Malang.

“Selain meningkatkan pengetahuan berbahasa, ini juga mendidik para siswa mempelajari dunia jurnalistik,” pungkas Venus.(bagus ary wicaksono/eno) (Ary Wicaksono/malangpost)

Iklan

2 Komentar

Filed under Kabupaten Malang, Pendidikan

2 responses to “Menggugah Dunia Lewat Mading

  1. ais

    tlg klo bs madingnya di hadapkan ke muka, seluruh bagian mhon d tampilkan, trmksh..

  2. keren madingnya.. ijin repost di blog sy ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s