PT SMP Produksi 5 Juta Liter Miras

(nurdiansah / malang post)

(nurdiansah / malang post)

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Malang segera menerbitkan surat peringatan waspada terhadap pabrik Minuman Keras (Miras) di Kabupaten Malang. Hal itu sebagai buntut meledaknya Pabrik Miras milik PT Sumbersari Mekar Perkasa (SMP) yang juga merusak rumah warga. Pabrik Miras lain yang bakal disemprit yakni PT Karunia Jaya Abadi (KJA) yang juga berlokasi di Kecamatan Wagir.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar Syakur Kullu mengatakan penerbitan surat tersebut untuk mencegah terulangnya peristiwa yang sama. Dua pabrik miras itu (PT SMP dan PT KJA) diminta meningkatkan pengendalian terhadap kinerja unit produksi mereka. Ini merupakan langkah preventif, supaya warga tidak menjadi korban.

“Peristiwa itu adalah masalah internal Pabrik, namun karena ada rumah warga yang terdampak, maka kami akan mengirimkan surat. Di Kabupaten Malang ada dua pabrik Miras, yang berlokasi di Kecamatan Wagir,” urai Syakur.

Menurut Syakur, tim Disperindag Pasar telah meninjau lokasi ledakan pagi kemarin. Namun karena, TKP dipasangi Police Line, pihaknya hanya mengumpulkan data dari pihak Pabrik. Sehingga, masih perlu analisis lebih jauh untuk mengetahuio penyebab ledakan.

“Pabrik itu sudah mengantongi izin usaha Miras Golongan B sejak tahun 1990 lalu. Kejadian ini tidak mempengaruhi izin usaha mereka. Saya sudah menyerahkan laporan peristiwa itu ke Bupati,” pungkasnya.

Sumber Malang Post menyebutkan, ledakan itu terjadi karena pihak pabrik akan menambah kapasitas produksinya. Penambahan itu dilakukan menyusul penggabungan dua pabrik miras dari luar Jawa. Peningkatan produksi itu termasuk gila-gilaan dari kapasitas 45 ribu liter per tahun menjadi 5,45 juta liter per tahun.

Sesuai izin dari Disperinkop Kabupaten Malang, PT Sumbersari Mekarperkasa memproduksi dua katagori pabrik. Katagori A sebesar 2.500.000 liter sedangkan katagori B 2.545.000 liter. Peningkatan produksi itulah yang diduga menjadi penyebab ledakan tersebut. ‘’Karena kapasitasnya digenjot sebesar itu, mesinnya tidak mampu sehingga jebol,’’ kata sumber itu.

Sementara, pihak pabrik telah mengirim material bangunan untuk rumah milik warga yang terdampak ledakan. Salah satunya, rumah milik Sumardi yang berlokasi persis dibelakang pabrik. Atap kamar mandi dan dapur milik rumah itu hancur total sehingga langsung berhadapan dengan langit.

“Untung cucu saya yang masih bayi ada didepan sana saat kejadian, wong biasanya juga digendongi disini,” ujar Sri Bawon, 43 tahun, istri Sumardi. (ary/nun) (Ary Wicaksono/alangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s