Amrozi cs Mati Sesuai Jadwal

Jaksa Agung Hendarman Supandji kembali menegaskan, pelaksanaan eksekusi terpidana mati kasus bom Bali I, Mukhlas dan Imam Samudera serta Mukhlas sesuai jadwal. Yakni awal November, atau paling lambat 15 November.

Tapi secara pasti, Hendarman tetap tidak mau menyebut. ‘’Anda sudah bisa menghitung. Kalau awal bulan itu bukan pertengahan. Pertengahan itu kan, tanggal 15. Jadi sebelum pertengahan,’’ kata Hendarman, kemarin.

Bukan itu saja, Hendarman juga menyebut, tidak ada kewajiban kejaksaan untuk memberitahukan pada publik, waktu pelaksanaan eksekusi. Tapi terpidana, pasti akan diberi tahun. Sedang kepada keluarga, Hendarman mengatakan, pemberitahuan sesuai dengan permintaan terpidana termasuk surat wasiat.
‘’Sudah ada ketentuan. Nanti pada saat diberitahu kepada terpidana. Pada saat itu, terpidana akan ditanya, apakah ada hal yang ingin saudara sampaikan. Termasuk nanti juga ada surat wasiat dia juga,’’ tandasnya.

Sementara itu, detik-detik menjelang eksekusi, persiapan semakin meningkat. Kemarin, tiga mobil bernomor polisi Jakarta dan satu mobil bernopol Jogjakarta, yang semuanya berkaca gelap, memasuki Pulau Nusakambangan.

Mobil-mobil itu menyeberang ke Pulau Nusakambangan, menggunakan Kapal Pengayoman II yang sudah bersandar di dermaga sejak Kamis malam. Padahal biasanya, kapal itu bersandar di Dermaga Sodong Nusakambangan.

Meski seluruh kaca mobil berwarna hitam gelap, penumpangnya sempat terlihat dari luar saat terkena sinar lampu. Semua penumpang, terlihat mengenakan kacamata hitam. Salah satu mobil tampak dipenuhi penumpang.

Beberapa sumber mengatakan, diantara penumpang mobil-mobil tersebut terdapat jaksa eksekutor dari Kejaksaan Tinggi Bali yang hendak menyeberang ke Nusakambangan.

Sumber lainnya menyebut, beberapa narapidana yang semula ditempatkan satu blok dengan Amrozi cs, kini telah dipindahkan ke blok lain sehingga blok dengan keamanan super maksimum hanya dihuni tiga terpidana mati tersebut.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menyatakan, jajarannya siap mem-backup pengamanan eksekusi tersebut. ‘’Kita siap mem-backup pengamanan eksekusi ini,’’ terangnya usai pelantikan 531 prajurit taruna Akademi TNI di Akademi Militer (Akmil) Kota Magelang, Jawa Tengah, kemarin.

Bahkan beberapa waktu lalu, tutur dia, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri datang ke Mabes TNI untuk membicarakan masalah ini. ‘’Dalam pertemuan itu, dinyatakan TNI merapat ke Kepolisian Daerah (Polda) di tiap-tiap daerah,’’ jelasnya.

Atas dasar itu, kata Djoko, pihaknya telah menyiapkan pasukan pengamanan itu di masing-masing daerah. Jumlah personel yang disiapkan, tergantung permintaan kepolisian.

Sedangkan di beberapa tempat, terutama di beberapa kedutaan besar, terjadi peningkatan keamanan. Terutama di Kedutaan Amerika Serikat (AS) dan Australia. Kedutaan itu terus diawasi polisi.

’’Kita meningkatkan keamanan di kedutaan Amerika dan Australia. Termasuk di pusat perbelanjaan di Jakarta dan daerah juga diperketat. Beberapa personil kepolisian dari polda masing-masing. Jumlahnya, terserah polda setempat,’’ ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira.

Sebelumnya, Jumat pagi kemarin, Kabareskrim Mabes Irjen Pol Polri Susno Duaji mengumpulkan Kapolres se-DKI Jakarta. Rapat selesai hingga pukul 10.20 WIB. Dalam rapat itu hadir antara lain Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Khairul Anwar.

Mantan Kapolresta Malang ini membenarkan pertemuan tersebut. Meski menurutnya, rapat itu bukan hanya membahas persiapan keamanan menjelang eksekusi terpidana mati. Melainnya membahas semua masalah. (jpnn/avi) (jpnn)

Iklan

1 Komentar

Filed under Berita

One response to “Amrozi cs Mati Sesuai Jadwal

  1. GG

    Jadwal kereta dan pesawat sering terlambat, sudah pasti! Jadwal kematian? Hanya Tuhan yang tahu….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s