Himbau Warga DAS Brantas

Wali Kota Malang, Peni Suparto menegaskan tidak ada relokasi bagi warga yang bermukim di DAS Brantas. Itu karena mereka menyalahi aturan. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Wali Kota Malang, Peni Suparto menegaskan tidak ada relokasi bagi warga yang bermukim di DAS Brantas. Itu karena mereka menyalahi aturan. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)


Setiap tahun ketika memasuki musim penghujan, permukiman yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Brantas selalu mendapat sorotan. Ini karena permukiman tersebut rawan terkena musibah seperti banjir dan longsor.

Meski demikian, Pemerintah Kota Malang tidak berencana melakukan tindakan apapun terhadap warga permukiman DAS Brantas ini. Termasuk, tidak akan merelokasi ke tempat yang layak. Kepastian ini ditegaskan oleh Wali Kota Malang Peni Suparto. Inep, sapaanya, mengatakan pemerintah kota hanya sebatas menghimbau warga untuk segera pindah ke lokasi tempat tinggal yang lebih aman. “Pemkot sudah mengirimkan surat himbauan melalui Kecamatan dan Kelurahan, yang isinya himbauan agar warga yang menempati daerah bahaya untuk waspada,” kata Inep.

Tindakan relokasi, menurut Peni, sama sekali tidak diagendakan. Masalahnya, kawasan DAS Brantas sejak dahulu dilarang untuk permukiman. Jika Pemkot merelokasi, sama artinya dengan memfasilitasi pelanggaran masyarakat.

Jika terjadi longsor pun, lanjutnya, Pemkot tidak memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah yang hancur tersebut.

Ditegaskan dia, bantuan yang diberikan Pemkot lebih terkait pada bantuan nilai kemanusiaan dan penyelamatan jiwa, seperti bantuan makanan, selimut, dan sejenisnya. Peni menambahkan, Pemkot juga tidak akan menggusur mereka yang menghuni kawasan terlarang tersebut. Namun ia sangat berharap adanya kesadaran masyarakat untuk tidak menempati DAS. Karena selain berisiko terkena longsor, mereka juga menjadi penyebab banjir yang melanda di berbagai titik di Kota Malang. Dengan adanya permukiman, dimensi sungai untuk aliran air semakin menyempit. “Jika masyarakat memang menginginkan bebas banjir, kembalikan dahulu kondisi sungai Brantas seperti asalnya,” tukasnya.(fio/lim)
(Fiona Mediony/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s