Kejari Sita Dokumen Korupsi Kasda

Beberapa petugas sita Kejari saat melakukan proses penyitaan dokumen kemarin. (Muhaimin/Malang Post)

Beberapa petugas sita Kejari saat melakukan proses penyitaan dokumen kemarin. (Muhaimin/Malang Post)

Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu melakukan penyitaan dokumen di kantor Bagian Keuangan, Kasda dan juga Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Batu yang terkait dengan kasus tindak pidana korupsi dana bantuan partai politik tahun 2005 lalu.

Penyitaan dokumen dilakukan sekitar enam petugas Kejari Batu. Mereka menyita dokumen laporan keuangan penggunaan dana Parpol, surat perintah membayarkan uang (SPMU) dan surat-surat berharga lainnya yang menjadi bukti pengeluaran bantuan dana Parpol tahun 2005. Tim penyidik membawa berkas dan dokumen sekitar satu kardus dari dalam kantor Bagian Keuangan. Karena semua dokumen banyak berada di Bagian Keuangan yang berada satu kompleks dengan kantor wali Kota Batu di jalan Panglima Sudirman Batu.

“Dokumen-dokumen yang kami sita akan dijadikan bahan pembanding antara audit BPK dengan bukti pengeluaran yang ada. Jika dalam tahap pemeriksaan dokumen ada yang tidak sesuai, dugaan penyelewengan dalam bantuan dana Parpol itu akan diketahui,” kata Kasi Pidsus Kejari Batu, Dody Sukmono, kemarin.

Usai menyita dokumen-dokumen penting yang terkait dengan dana bantuan Parpol tahun 2005, tim penyidik menyerahkan berita acara penyitaan dokumen kepada Plt. Sekda Kota Batu, Sundjojo. Hal itu sebagai bukti telah melakukan penyitaan terhadap dokumen dari lingkungan Sekretariat Daerah.

Penyitaan dokumen itu bagian akhir dari pengumpulan bukti dan keterangan saksi. Semua alat bukti sudah ada, pemeriksaan terhadap para saksinya juga telah selesai dilakukan. Rencananya, pekan depan tim penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus bantuan dana Parpol tahun 2005, mantan Kepala Kesra Kota Batu, Heriani.

“Minggu depan akan meminta keterangan tersangka. Semua alat bukti sudah ada dan pemeriksaan saksi juga sudah selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Sekda Kota Batu, Sundjojo yang dikonfirmasi hal itu, tidak akan menghalang-halangi upaya penegak hukum untuk melakukan tugasnya. Pemkot siap untuk membantunya, termasuk saat penyitaan dokumen-dokumen yang terkait dengan perkara yang tengah disidik Kejari Batu.
“Kami akan akomodatif bahkan membantu aparat penegak hukum untuk melakukan penegakan hukum,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kejari Batu menemukan indikasi penyelewengan terhadap bantuan dana Parpol pada tahun 2005 lalu. Hal itu juga sesuai dengan hasil audit BPK pada tahun yang sama. Temuannya, ada kelebihan dana bantuan yang diberikan kepada Parpol. Diduga pula ada penyelewengan dalam penyalurannya.

PPP kelebihan dana Parpol sebanyak Rp 2 Juta, Partai Demokrat kelebihan dana sebanyak Rp 98 Juta, Partai Golkar Rp 20 Juta, PDIP kelebihan Rp 30 Juta, PAN sebanyak Rp 25 Juta dan PDS kelebihan Rp 10 Juta. Total kelebihannya mencapai Rp 155 Juta (lihat table, red). (aim/eno)(Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s