Malang TV Mengudara Lagi, Dinas Perhubungan Mengecam

Rencana mengudara kembali Malang TV setelah dihentikan September lalu dianggap sebagai tindakan yang keliru. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pos Telekomunikasi Dinas Perhubungan Kota Malang, Atfiah El Zam Zami kepada wartawan kemarin di Balaikota Malang.

Menurutnya, justru seharusnya tindakan Malang TV yang menghentikan operasional diikuti oleh televisi lokal lain yang masih mengudara. Menurutnya, Malang TV telah memberikan contoh yang baik untuk menertibkan diri sendiri sebelum ada tindakan tegas dari pemerintah. Ini untuk menghindari pengobrakan yang mungkin terjadi di masa mendatang, terlebih tahun 2010 nanti stasiun tv tanpa izin akan benar-benar wajib off.

Penetapan tahun 2010, lanjut Zam Zami, untuk memberikan masa atau waktu untuk melakukan persiapan menuju era tv digital. “Nantinya di tahun 2020, semua stasiun televisi diarahkan untuk menggunakan teknologi digital. Ini untuk mengatasi permasalahan keterbatasan kanal,” lanjutnya.
Dengan teknologi digital ini, nantinya siaran televisi akan terangkum dalam satu menu. Penonton tinggal memilih dalam satu frekuensi tersebut, mana channel yang ingin mereka tonton. “Ibaratnya rumah makan, semua menu masakan ada di dalamnya. Tinggal pilih saja,” ungkapnya.

Penertiban stasiun televisi ini, lanjut dia, juga akan dilakukan secara bertahap. Setelah penertiban stasiun televisi, Zam Zami menyatakan bukan tidak mungkin stasiun radio menjadi sasaran berikutnya. Faktanya, lanjut dia, hingga saat ini banyak sekali stasiun radio yang masih belum berizin namun tetap mengudara.

Padatnya stasiun radio, dinilai Zam Zami lebih banyak daripada perebutan kanal televisi. “Seperti yang kita dengar sekarang, untuk mendengar satu saluran radio dengan jernih semakin sulit,” ungkapnya.(fio/lim) (Fiona Mediony/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s