Tangani Mata Air, Siapkan 30 Juta

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Malang menyiapkan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 30 Juta. Dana itu rencananya akan dipakai untuk merehab sumber air yang debit airnya mengecil. Berdasarkan data Badan LH, hampir 30 persen sumber air di Kabupaten Malang mengecil debitnya.

Kepala Badan LH kabupaten Malang Subandiyah Azis mengatakan kegiatan itu bernama konservasi sumber daya air. Kegiatan tersebut dilakukan secara sinergis bersama PDAM Kabupaten, Dinas Kehutanan dan Pengairan.

“Dananya diambil dari DAK sebesar Rp 30 Juta, itu mampu mengcover sekitar 60 mata air,” ujar Subandiyah.

Menurut Subandiyah, jumlah sumber air di Kabupaten Malang saat ini sekitar 600 buah. Menurut dia sumber yang mengecil debitnya paling banyak di wilayah Malang Selatan. Pengecilan debit itu terjadi karena perubahan struktur alam akibat ulah manusia.

“Seperti penggalian Pasir dan Batu diatas mata air, itu sangat mengganggu. Saya perintahkan ditutup saja,” tegasnya.

Subandiyah mengatakan, Badan LH merupakan fasilitator kegiatan bertema konservasi tersebut. Sedangkan Dinas terkait lain diminta pro aktif dalam melindungi lingkungan hidup. Soal mata air, dia menilai PDAM Kabupaten sudah cukup bagus melalui upaya CSR-nya (corporate social responsibility).
“Itu sebenarnya urusan instansi lain, tapi saya kira sudah cukup bagus kok,” tegasnya.(ary/eno)
(Ary Wicaksono/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s