Debit PDAM Terbatas, Perumahan Kekurangan Air

Pengembangan perumahan elit di Kota Batu kesulitan mendapatkan sambungan air bersih dari PDAM Kota Batu. Meski sudah mengajukan beberapa waktu lalu, PDAM belum mampu memenuhi pemasangan instalansi air bersih kepada pelanggan barunya. Karena keterbatasan debit air yang dimilikinya.

Hal itu berpengaruh terhadap tingkat hunian perumahan yang akan dikembangkannya. Padahal, rata-rata kawasan perumahan yang tengah dikembangkan kebanyakan kawasan perumahan elit dan mewah, seperti yang ada di jalan Imam Bonjol, Desa Pesanggrahan dan lainnya.

“Kami sudah mengajukan cukup lama ke PDAM, tapi sambungan PDAM belum juga dilakukan. Kami diminta untuk menunggu saja,” kata Hendro Wahyu, salah satu pengembang perumahan di Kota Batu yang tengah membangun 48 unit perumahan baru, kemarin.

Dikonfirmasi terpisah, Kabag Perencanaan PDAM Kota Batu, Mohammad Yusuf membenarkan hal itu. Menurutnya, keterbatasan debit air yang ada saat ini menjadi faktor utama belum dapat terlayaninya sambungan baru bagi pengembang perumahan yang ada di Kota Batu.

Ada beberapa daerah yang belum dapat terlayani maksimal oleh PDAM. Beberapa kawasan pengembang perumahan yang tengah membangun saat ini, ada yang berlokasi di kawasan tersebut. Sehingga tidak dapat terlayani aliran PDAM bagi pelanggan baru.

“Masih ada sekitar 40 hingga 45 persen pelanggan PDAM yang belum terlayani hingga 24 jam, karena alasan debit air yang belum mencukupi. Memang ada beberapa pengembang perumahan yang belum dapat kami layani, mereka diminta untuk menunggu,” ungkapnya.

Dari 9108 pelanggan air bersih PDAM Kota Batu, baru sekitar 60 persenya yang dapat terlayani secara maksimal. Pelanggan dapat menikmati aliran air bersih hingga 24 jam setiap harinya tanpa putus. Di beberapa daerah yang belum terlayani secara maksimal, aliran airnya ada yang hanya terlayani satu hari beberapa jam saja, adapula yang hanya satu hari teraliri, satu hari tidak.

Beberapa daerah yang sudah dapat mengalir 24 jam antara lain, di jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Sisir, Ngaglik dan lainnya. Sedangkan, daerah yang belum terlayani secara maksimal antara lain, Jalan Imam Bonjol, jalan Abdul Gani atas, kampung pentil dan lainnya. Saat ini, debit air yang digunakan PDAM dari beberapa sumber mata air di Kota Batu mencapai 110,5 liter perdetik dan masih belum mencukupi kebutuhan semuanya.

“Kami berusaha untuk menambah debit air yang dapat digunakan, termasuk menggunakan sumur bor untuk daerah yang tidak terdapat sumber mata air,” tandasnya. Kondisi ini memang sangat miris. Kota Batu yang memiliki banyak sumber mata air masih belum dapat menghidupi masyarakatnya untuk kebutuhan air bersih. Padahal, sebagian sumber digunakan untuk mengaliri air bersih masyarakat Malang.(aim/jon) (Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s