LP2M Unmer Bimbing Siswa SMA Berwirausaha

Pelatihan Kewirausahaan di Unmer Malang menghadirkan para pebisnis, diantaranya pemilik rumah makan Inggil Dwi Cahyono (Lailatul Rosida/Malang Post)

Pelatihan Kewirausahaan di Unmer Malang menghadirkan para pebisnis, diantaranya pemilik rumah makan Inggil Dwi Cahyono (Lailatul Rosida/Malang Post)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Merdeka (Unmer) Malang memberikan bimbingan kepada 40-an siswa SMA untuk belajar berwirausaha. Dua sekolah yang dipilih adalah SMAN 1 Malang dan SMA Shalahudin Malang.

Melalui pembinaan LP2M ini diharapkan siswa tersebut memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan selepas dari SMA. “Dengan bekal wirausaha yang diperoleh siswa, diharapkan mereka bisa mengembangkan usaha mandiri. Karena sudah memiliki keterampilan seperti yang diajarkan di sekolah kejuruan,” ungkap Ketua LP2M Unmer Malang Dr Harmono SE MSi kepada Malang Post, kemarin.

Para siswa itu akan dimagangkan di beberapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bebas dipilih sesuai dengan bakat dan kemampuan mereka. Ada 20-30 UMKM di Malang raya yang siap menampung mereka untuk praktik. Biaya selama praktik untuk pengadaan bahan, juga disiapkan Unmer Malang yang bekerjasama dengan Yayasan Damandiri. Siswa tersebut dimagangkan selama 30 hari yang jadwalnya disesuaikan dengan kegiatan belajar di sekolahnya.

Sementara kemarin, untuk membuka wawasan para siswa sebagai entrepreneur, digelar workshop yang menghadirkan para pakar dan pelaku bisnis. Diantaranya, dosen Unmer Malang Ir Poerwodobroto MTA, Direktur Bursa Komputer Malang Rahmat Sani SE, dan pemilik Rumah Makan Inggil Dwi Cahyono.

Selain diikuti siswa SMA, pelatihan juga diikuti sekitar 60 mahasiswa, yang akan diseleksi menjadi pembimbing siswa di lapangan. Sebagai pembimbing mahasiswa ini juga mendapatkan insentif sebesar Rp 1 juta.

Dalam paparannya, Dwi Cahyono menuturkan gelar pengusaha tidak diraih dari bangku kuliah saja, tetapi juga bisa belajar tekun mengenai teori orang sukses. Karena itu, menjadi pengusaha artinya do it atau lakukan dulu.

“Dengan mencoba, apapun hasilnya untuk pemula akan menghasilkan satu poin besar pengalaman. Kumpulan-kumpulan pengalaman tersebut yang membuat kematangan yang dilaksanakan menjadikan kenyataan yang berujung keberhasilan,” ungkapnya. (oci/udi) (Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s