Coblosan Lesu, Golput Menang

Golput (golongan putih) untuk sementara unggul dalam Pilgub (Pemilihan Gubernur) Jatim tahap II di Kota Malang. Berdasarkan data KPUD sampai pukul 17.00 kemarin, angka golput di Kota Malang mencapai 50 persen. Angka itu hasil pantauan KPUD dari beberapa sampel TPS (tempat pemungutan suara). Total pemilih Kota Malang mencapai 568.753 orang.

Ketua KPUD Hendry mengatakan, meski angka golput untuk sementara mencapai 50 persen, dia berharap hasil final angka proporsi golput dan pemilih menjadi 40:60. Artinya, golput hanya 40 persen dan perolehan suara 60 persen. “Harapannya begitu. Apalagi sampai saat ini kami belum menerima hasil rekapan secara utuh,” kata dia.

Hendry menganalisis, banyaknya golput bisa saja disebabkan masyarakat telah jenuh, calon yang sempat diunggulkan tidak tampil kembali, dan kesibukan. Padahal, sebelumnya, kedua pasangan yang bertarung di final -Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) dan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa)- gencar disosialisasikan. “Tidak ada syarat khusus perolehan suara dalam pilgub II. Berapa pun suara, itu yang akan disahkan,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan Radar, sejumlah TPS dengan angka golput tinggi di antaranya TPS 4 Sawojajar, TPS 26 Lowokwaru, TPS 17 Tulusrejo, TPS 14 Lowokwaru, TPS 09 Sumbersari, TPS 12 Cemorokandang, dan TPS 10 Sumbersari. Angka golput di -TPS-TPS itu berkisar 161 sampai 269 pemilih. Padahal, rata-rata daftar pemilih tetap (DPT) dalam satu TPS sekitar 400 orang sampai 557 orang.

Hasil sementara, di TPS 17 Tulusrejo yang juga TPS tempat Ketua PB NU KH Hasyim Muzadi dan keluarganya mencoblos, pasangan Ka-Ji unggul dengan raihan suara 182. Sedangkan Karsa memperoleh 122 suara. Total suara sah 304, suara tidak sah 15, dan golput 258.

Di TPS 9 Sumbersari tempat Wali Kota Malang Peni Suparto dan keluarga mencoblos, Karsa mampu unggul tipis atas Kaji. Karsa meraup 119 suara dan Kaji mendulang 103 suara. Suara tidak sah 10 dan angka golput 161.

Dari LP Wanita Sukun dilaporkan, pasangan Karsa menang telak dengan 167 suara. Berbanding jauh dengan suara Kaji yang hanya 70. Menariknya, angka golput di LPW Sukun 0 persen.

Terpisah, anggota KPUD Kota Malang M. Fatich menambahkan, pengiriman hasil suara dari PPK (panitia pemilih kecamatan) ke KPUD Kota Malang tidak dilakukan serentak. Tadi malam, dipastikan tiga PPK di Kota Malang telah menyerahkan hasil. Masing-masing PPK Sukun, Klojen, dan Lowokwaru. Sedangkan PPK Kedungkandang dan Blimbing baru menyerahkan hasil pagi ini. “Paling cepat KPUD menggelar pleno penetapan suara Kamis sore atau paling lama Jumat pagi. Sabtu (8/11) depan hasil diserahkan ke provinsi,” ujar dia.

Berdasarkan pantauan KPUD, pelaksanaan pilgub II di Kota Malang cukup kondusif. Tidak ada kejadian luar biasa atau protes selama pelaksanaan berlangsung. Hanya saja, beberapa kasus kecil masih mewarnai. Di antaranya, sharing mahasiswa luar Kota Malang yang ingin mencoblos di Kota Malang dan keluhan warga yang tidak terdaftar dalam DPT. Selain itu, malam sebelumnya, beberapa TPS di Kelurahan Bakalan Krajan sempat mengeluhkan kekurangan sekitar 332 suara suara. Tetapi, kondisi itu langsung disikapi KPUD.

60 Persen Tak Mencoblos

Partisipasi masyarakat Kabupaten Malang dalam Pilgub Jatim putaran II rendah. Diperkirakan, jumlah yang tidak menggunakan hak suara berkisar 60 persen dari total pemilih 1.877.464 yang mencoblos di 3.780 TPS. Di beberapa TPS hingga selesai coblosan, jumlah kedatangan pemilih banyak yang tidak sampai 50 persen.

Dari pantauan Radar di beberapa TPS di Kepanjen, seperti di Kelurahan Ardirejo dan Desa Ngadilangkung, banyak TPS yang pencoblosnya di bawah 50 persen. Menurut petugas di TPS, memang sejak pagi masyarakat terlihat tidak antusias. “Kami tunggu, yang datang ya cuma ini,” ujar Suryadi, anggota KPPS di TPS 2 Ardirejo.

Ketua Panwas Pilgub Kabupaten Malang Ali Wahyudin As’ad tidak membantah fenomena tingginya golput (golongan putih) tersebut. Dia mengatakan, dari beberapa TPS yang dipantau panwas, banyak warga yang tidak datang mencoblos. Tetapi, di Kasembon, Ngantang dan Pujon yang dipantau Ali, masyarakat cukup aktif. “Ada yang baru pukul 12.00, semua pemilih sudah datang dan mencoblos,” ujarnya. Namun, meski mengakui tingginya angka golput, Ali belum bisa memprediksi persentase pencoblos yang tidak hadir dalam pilgub.

Anggota KPUD Kabupaten Malang Isa Anshori juga belum bisa memprediksi persentase golput. Menurut dia, KPUD hanya akan melaporkan hasil pilgub setelah semua prosedur penghitungan dilalui. “Besok baru dihitung di kecamatan,” ujarnya.

Setelah selesai di kecamatan, rekapitulasi suara akan dikirim ke KPUD. Menurut Isa, kemungkinan hasil pilgub baru bisa diketahui secara resmi dalam satu minggu mendatang. Untuk itu, jika saat ini sudah ada prediksi dari sejumlah lembaga survei, KPUD menganggap sebagai hak mereka.

PPS ke Rumah-Rumah

Dari Kota Batu dilaporkan, pelaksanaan pencoblosan di 319 TPS dengan jumlah daftar pemilih tetap 139.928 pemilih berjalan lancar. Tidak ada gangguan selama pelaksanaan pencoblosan. “Aman. Sampai pukul 14.00 ini (kKemarin, Red), suasana terkendali,” kata Kapolres Batu AKBP Tejo Wijanarko saat melakukan peninjauan penghitungan suara di TPS 07 Ngaglik, Kota Batu, bersama Wali Kota Eddy Rumpoko, Wawali Achmad Budiono, Kajari Warih Sdaono, beserta kepala SKPD.

Dari pantauan Radar, pencoblosan putaran kedua terlihat lebih sepi dibandingkan dengan pelaksanaan pilgub putaran pertama. Kondisi itu seperti terlihat di TPS 01 Sumberejo. Hingga pukul 11.30, dari 445 DPT, tercatat 226 pemilih yang menggunakan haknya.

Kasiono Sidik, ketua panitia pemungutan suara TPS 01 Sumberejo, mengakui adanya penuruan minat warga menggunakan hak pilihnya. Meski demikian, panitia berharap para DPT menggunakan haknya. “Kemungkinannya setelah jam 12.00, sepulang dari sawah,” kata dia.

Bahkan, di TPS Dadaprejo, Junrejo, petugas juga terpaksa berkeliling ke rumah-rumah penduduk supaya menggunakan hak pilihnya. Langkah itu dilakukan karena sedikit pemilih yang datang ke TPS. (nen/lid/yak/yn/radarmalang)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Berita, Kabupaten Malang, Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s