Jatah BOS Buku untuk Siswa Menurun

bos-bukuKalau sebelumnya pemerintah berencana menaikkan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS), berbeda dengan BOS khusus Buku. Bantuan yang diberikan untuk meringankan siswa membeli buku ini tahun ini besarannya turun drastis jika dibandingkan dengan besaran dana yang dikucurkan pada tahun anggaran 2007 lalu. Sebelumnya dialokasikan Rp 20 ribu persiswa menjadi Rp 12 ribu persiswa pada tahun anggaran 2008 ini.

“Anggarannya turun jadi Rp 12 ribu, tapi saya belum berani komentar. Karena belum disosialisasikan,” ungkap Staf Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, Sriyani kepada Malang Post.

BOS Buku ini merupakan program pemerintah bagi siswa SD dan SMP. Mereka mendapatkan bantuan setiap tahun dan merata kepada semua siswa. Sementara dikonfirmasi soal turunnya besaran dana BOS Buku ini, Kepala Urusan SMP Disdik Kota Malang, Drs Aminuddin menuturkan BOS Buku untuk siswa SMP juga sudah turun. Dan jumlahnya juga berkurang menjadi Rp 12 ribu saja per siswa. Mengingat besaran dana relatif kecil, diusulkan agar dana BOS Buku itu bisa dimanfaatkan untuk menggandakan buku sekolah elektronik (BSE) yang hak ciptanya sudah dibeli oleh pemerintah termasuk membeli BSE yang sudah dicetak oleh penerbit dengan harga terjangkau.

“Karena sudah ada BSE, jadi dananya diperkecil. Tujuannya untuk penggandaan buku dari internet,” tuturnya.

Sementara itu beberapa kepala SD yang dikonfirmasi Malang Post mengaku tidak tahu menahu soal kabar berkurangnya jatah BOS Buku siswa. Seperti diungkapkan Kepala SDN Kauman I, Drs Dasuki MM. Menurutnya belum ada sosialisasi dari Disdik terkait pencairan BOS Buku tahun ini.

“Kami berharap Disdik secepatnya memberikan kepastian terkait hal itu. Termasuk Juknis dari pemerintah tentang pengalokasiannya. Sehingga kami bisa memprogramkan buku-buku pelajaran apa saja yang harus kami beli untuk menambah inventaris perpustakaan. Yang terpenting lagi, harga buku itu bisa dijangkau oleh anggaran BOS Buku yang disediakan pemerintah,” ungkapnya.

Dengan diluncurkannya program Buku Sekolah Elektronik (BSE) oleh pemerintah, kata dia belum diketahui pasti apakah teknis pemanfaatan dana BOS buku itu tetap mengikuti juklak sebelumnya atau akan terbit juklak yang baru. (oci) (Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia, Malang, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s