Petugas Sita Alat Petukangan milik CJH

Calon Jamaah Haji (CJH) kloter 3 (Probolinggo, Batu dan Surabaya ) ternyata benar-benar tidak ingin ‘menderita’ selama ibadah di tanah suci. Buktinya, di dalam tas (bagasi) CJH banyak ditemukan palu, paku dan tang untuk dibawa ke tanah suci.

Karena dianggap membahayakan, petugas bandara Juanda yang ditempatkan di asrama haji Embarkasi Surabaya (AHES) lalu menyita alat-alat yang tidak ada kaitannya dengan ibadah haji tersebut. Setelah dipisah-pisahkan, ternyata alat-alat petukangan itu semuanya dibawa CJH asal Probolinggo.
‘’Buat apa bawa palu segala. Di sana kan tidak butuh ini,’’ tanya petugas kepada salah satu CJH. ‘’Alat-alat ini kami pakai untuk membuat jemuran,’’ kilah CJH Probolinggo ketika tertangkap membawa alat petukangan tadi.

Secara kasat mata, alat-alat yang dibawa CJH menang tidak akan pernah kelihatan. Tetapi, begitu masuk alat X-Ray merk Philips milik Bandara Juanda, maka palu, tang, paku dan benda tajam lainnya menunjukkan kode kerlap-kerlip. Padahal, alat-alat itu sudah dibungkus rapi agar tidak ketahuan petugas.

Selain menyita alat-alat pertukangan, petugas bandara kemarin juga menyita gunting, korek api, pemotong kuku sampai alat pembuat sambal (cowek) yang masih baru. ‘’Kalau kami loloskan nanti di bandara Madinah mereka akan kesulitan urusan dengan petugas di sana . Bisa-bisa kena denda,’’ papar petugas.

Di sisi lain, 145 CJH asal Batu ditambah CJH Prbolinggo dan sebagian CJH Surabaya keluar AHES sekitar pukul 10.00 WIB sebelum take off dari Juanda pukul 11.30 WIB. Pemberangkatan kloter 3 dengan kapasitas 445 CJH ini hampir saja molor, karena dua CJH asal Probolinggo terlambat datang di AHES.
‘’Harusnya, Selasa kemarin sudah masuk asrama. Tetapi, karena ada keperluaan, mereka baru bisa masuk hari ini. Sekarang keduanya naik kereta dan baru sampai Gresik,’’ ujar Sony Adha, Sekretaris Siskohat AHES.

Sementara itu, pemberangkatan 1.513 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Malang pada 10 November mendatang, tidak akan bersamaan. 27 orang CJH, akan berangkat satu hari setelah keberangkatan 1.486 CJH lainnya, yakni pada 11 November.

Menurut Kakandepag Kota Malang M. Chomsin, 27 CJH yang akan berangkat belakangan karena tidak keluar dalam Praman atau daftar jamaah perkloter.

Praman keluar sejak Oktober lalu sudah ditentukan, sedangkan mereka yang berangkat belakangan CJH tambahan dari mutasi dan lainnya. Sehingga, jumlah kloter yang telah ditetapkan bagi Kota Malang membangkak dan melebihi jatah yang telah ditetapkan.

‘’Mereka tetap akan berangkat menunaikan ibadah haji. Hanya saja, mereka tidak dapat berangkat bersamaan pada 10 November nanti,’’ kata Chomsin yang dihubungi Malang Post, kemarin.

CJH KOta Malang akan bergabung dengan Kloter 18, 19, 20 dan 21. Tiga kloter akan diisi CJH Kota Malang, khusus Kloter 21 akan diisi 173 sisa bersama CJH asal daerah lainnya. 27 CJH yang berangkat belakangan akan bergabung dengan CJH dari Surabaya dan Mojokerto

Rencananya, 27 CJH Kota Malang yang akan berangkat pada 11 November akan diberangkatkan dari halaman kantor Depag Kota Malang, menggunakan satu bus ke asrama haji Sukolilo Surabaya, pada jam 12.00 WIB.

‘’Kami sudah bertemu dengan 27 CJH itu, dan mereka dapat memahaminya dan siap untuk berangkat pada 11 November,’’ ungkapnya.

Sedangkan, untuk pemberangkatan pada 10 November, panitia keberangkatan tengah mempersiapkan secara matang. 1.486 CJH akan dilepas Wali Kota Malang, Peni Suparto dari lapangan Rampal. Pemberangkatan akan dilakukan pagi hari sekitar jam 06.00 WIB.

Karena jumlah CJH yang berangkat cukup banyak, Kandepag meminta kepada semua CJH langsung masuk ke dalam bus yang telah disiapkan panitia. Para pengantar hanya diperkenankan melepas dari luar bus dan tidak sampai masuk ke dalam bus atau area CJH yang akan masuk ke dalam bus. (aim/has/avi)
(muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s