Kantor DKP dan KLH Mendapat Nilai Jeblok dalam Penilaian Adipura

Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batu di jalan Kartini mendapat nilai kurang dalam penilaian awal adipura. Karena ada PKL di depannya dan penataan parkir serta gedung yang kurang baik. (MUHAIMIN/MALANG POST)

Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batu di jalan Kartini mendapat nilai kurang dalam penilaian awal adipura. Karena ada PKL di depannya dan penataan parkir serta gedung yang kurang baik. (MUHAIMIN/MALANG POST)

Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batu serta kantor Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Kota Batu mendapatkan nilai jelek dalam penilaian awal adipura yang sudah dilakukan kali kedua. Padahal, kedua SKPD itu sebagai penggerak penilaian adipura.

Hal itu terungkap dalam rapat persiapan penilaian adipura di ruang Bina Bakti Praja Balai Kota Batu. Secara diam-diam, tim penilai adipura telah melakukan penilaian di titik-titik pantau penilaian di Kota Batu selama dua kali. Beberapa titik pantau penilaian yang dinilai antara lain, perumahan, perkantoran, taman kota, hutan kota, jalan, pasar dan juga perkantoran dan sekolah. Beberapa gedung perkantoran yang dinilai antara lain, kantor DKP, Balai Kota, Kecamatan Batu, DPRD dan Dinas KLH.

“Kami harus akui, kantor Dinas KLH mendapatkan nilai jelek dari hasil penilaian yang dilakukan tim penilai adipura. Kami akan berusaha untuk memperbaikinya dengan baik, agar pada penilaian berikutnya bisa mendapatkan nilai baik,” kata Kepala Dinas KLH Kota Batu, Hidayat Murtadho dalam paparannya, kemarin.

Dari hasil penilaian dua kali, nilai rata-rata perkantoran 64,73 atau nilai sedang. Kantor Dinas KLH yang berada di jalan Diponegoro mendapatkan nilai 67,78. Nilai itu masih lebih tinggi dari nilai yang diperoleh kantor DKP yang mendapatkan nilai 47. Awalnya, pada penilaian pertama kantor DKP mendapatkan nilai 50, tapi penilaian kedua merosot hanya mendapatkan nilai 47.

Menurut Hidayat, ada beberapa faktor yang membuat nilai kantor Dinas KLH rendah antara lain, karena adanya kontainer sampah yang berada di areal kantor. Sebaran penghijauan juga kecil, kurang dari 50 persen. Kebersihan kamar mandi juga mendapatkan penilaian tim penilai.

“Airnya memang kurang, kalau mau ke kamar mandi saja harus turun dulu ke bawah,” ungkapnya.
Berbeda dengan kantor Dinas KLH, Kadis DKP Kota Batu, Wiwik Sukesi mengakui keberadaan kantornya yang mendapat nilai kurang baik dalam penilaian awal adipura. Hal itu terjadi karena di depan kantor DKP masih menjadi lokasi pedagang kaki lima di jalan Kartini. Wajah itu sangat mengganggu wajah kantor dinasnya.

Selain itu, kurang teraturnya pengelolaan parkir dan gudang, juga akan dibenahinya dengan baik. Penghijauan juga akan ditambah agar dapat sesuai dengan kriteria penilaian tim penilai adipura.
“Selagi pedagang kaki lima masih berada di jalan Kartini, sulit rasanya untuk mendapatkan nilai tinggi. Karena memang kondisinya seperti itu. Tapi, kami berupaya untuk membenahi dan memperbaiki nilai yang kami peroleh pada penilaian awal,” tandasnya. (aim) (Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s