Pendataan Honor KJM Dikebut

Pendataan guru yang kelebihan jam mengajar terus dikebut di kantor Dinas Pendidikan Kota Malang. (Lailatul Rosida/Malang Post)

Pendataan guru yang kelebihan jam mengajar terus dikebut di kantor Dinas Pendidikan Kota Malang. (Lailatul Rosida/Malang Post)

Guru-guru yang memiliki kelebihan jam mengajar (KJM) harus bersabar menunggu jatah insentifnya. Sebab saat ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang sedang ngebut pendataan pembagian jumlah honor yang berhak diterima masing-masing guru.

“Terus terang saja sudah banyak guru yang nagih insentif KJM nya. Kami mengharap mereka bersabar sebab pendataan dan kalkulasi sedang dalam proses,” ungkap Kabid Fungsional Tenaga Kependidikan Disdik Kota Malang Dra Zubaidah kepada Malang Post.

Ida, panggilan akrab Zubaidah menuturkan KJM ini diberikan kepada setiap guru yang lebih jam mengajarnya. Terutama banyak terdapat di lingkungan sekolah dasar. Rata-rata guru mengajar lebih dari 24 jam. Padahal sesuai aturan, kewajiban mengajar guru adalah 24 jam dalam satu minggu.

Biasanya kata Ida yang paling banyak adalah wali kelas SD. Mereka rata-rata jika dikalkulasikan dalam satu minggu jam mengajarnya mencapai 36 jam. Kelebihan itulah yang dihargai melalui pemberian insentif yang besarnya Rp 1.450 per jam.

“Jumlahnya memang tidak banyak, tapi itu adalah hak para guru yang harus diberikan. Kalau ditotal rata-rata bisa menerima Rp 177.500 per orang dalam satu tahun,” tuturnya.

KJM ini kata dia berbeda dengan tunjangan jabatan misalnya guru yang menjabat sebagai wali kelas. Biasanya tunjangan ini diatur melalui alokasi dana SPP dan Sumbangan Biaya Pengembangan Pendidikan (SBPP) yang diperoleh dari masyarakat. Hanya saja tahun ini tunjangan jabatan ini akan dihapuskan seiring dengan program sertifikasi guru. Dimana rata-rata guru sudah memiliki gaji yang tinggi.

Rencananya kata wanita ramah ini, pencairan insentif KJM ini sudah bisa diterima dalam bulan ini. pemberiannya sekaligus akan dirapel untuk masa satu tahun anggaran. Ia berharap proses pendataan bisa cepat rampung.

“Tunjangan dan insentif ini turunnya bertahap, jadi setiap hari kami harus lembur untuk pendataan. Jadi kami harap para guru bersabar, pendataan ini butuh kejelian supaya tidak salah menghitung,” tegasnya. (oci/eno) (Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s