Penghitungan Suara Final, KAJI Menang Tipis

KPU Kota Malang menetapkan pasangan Kaji unggul atas pasangan Karsa di Kota Malang. (NOER ADINDA ZAENI/MALANG POST)

KPU Kota Malang menetapkan pasangan Kaji unggul atas pasangan Karsa di Kota Malang. (NOER ADINDA ZAENI/MALANG POST)

Meski hasil rekapan data-data pendukung penghitungan suara belum diserahkan seluruhnya oleh PPK, tetapi KPU Kota Malang memutuskan untuk melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kota. Rekapitulasi tersebut dilakukan siang kemarin di kantor KPU Kota Malang, Jalan Bantaran Nomor 6.

Sebenarnya tahapan rekapitulasi di tingkat kota dijadwalkan per tanggal 8-10 November, sesuai dengan yang diberikan oleh KPU Jatim. Namun, KPU Kota Malang mempercepat proses rekapitulasi di tingkat kota, karena hasil rekapitulasi penghitungan suara di lima kecamatan sudah masuk.

“Awalnya memang kita rencanakan rekapitulasi dilakukan Sabtu (8/11) pagi. Tapi, setelah mengetahui kalau rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat PPK sudah selesai sejak Kamis (6/11) malam, maka diputuskan untuk memajukan jadwal di tingkat kota. Yah, meskipun hasil rekapan data pendukung masih belum semua diserahkan,” kata Ketua KPU Kota Malang, Hendry ST MT, kemarin.

Berbeda dengan Hendry, anggota KPU Kota Malang, H Moch Fatich mengaku jika jadwal rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kota dimajukan untuk meredam pertanyaan-pertanyaan masyarakat yang selama ini ingin mendapat kepastian hasil penghitungan suara. Dengan adanya penetapan KPU Kota Malang selaku pihak penyelenggara, diharapkan isu-isu yang tengah berkembang yang dapat membuat suasana tidak kondusif bisa diatasi dengan cepat.

“Semakin cepat hasilnya direkap di tingkat akan semakin baik. Masyarakat yang ingin tahu hasilnya pun akhirnya mendapat kepastian lebih cepat. Sehingga tidak muncul lagi klaim-klaim kemenangan dari kedua pihak yang menyebabkan suasana menjadi rawan,” aku Fatich.

Dosen Fakultas Hukum Unisma itu melanjutkan, rekapitulasi hasil penghitungan suara Kota Malang ini langsung dikirim hari ini juga ke kantor KPU Jatim di Surabaya. Rencananya, KPU Jatim juga akan melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara keseluruhan lebih awal dari jadwal yang ada. Ini dilakukan untuk untuk memberi kepastian kepada masyarakat Jatim. Sebab saat ini kedua kubu pasangan calon sudah mulai mengklaim jika dirinya menang, akibat adanya quick count.

Sementara itu, setelah proses rekapitulasi yang dihadiri perwakilan dari Polresta Malang, Kodim 0833 Kota Malang, Panwaslu, PPK dan saksi dari masing-masing pasangan calon, KPU Kota Malang menetapkan jika pasangan calon nomor satu, Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) unggul atas pasangan calon nomor lima, Sukarwo-Saifullah Yusuf (Karsa). Pasangan Kaji mendapat perolehan suara total 150.814. Sedangkan pasangan Karsa 144.765 suara.

Dibandingkan perhitungan awal, hasil ini terlihat berbeda. Ini terjadi karena penghitungan di Kecamatan Blimbing, tepatnya di Kelurahan Balearjosari sempat terjadi kekeliruan rumus. “Hasil yang kami berikan usai penghitungan kemarin setelah di croscek lagi ternyata ada kesalahan. Kelurahan Balearjosari keliru menerapkan rumus. Sehingga ada beberapa suara yang keliru masuk ke pasangan lain. Tetai sejauh ini hasilnya tidak mempengaruhi pasangan yang menang,” ujar Ketua PPK Blimbing, Wahyu Santoso meralat kekeliruanya. (nda/udi) (Adinda Zaeni/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s