PKL Jalanan tetap Ndablek

Meski terus-menerus dirazia, PKL buah tetap bandel dengan nekat berjualan. (IRA RAVIKA/MALANG POST)

Meski terus-menerus dirazia, PKL buah tetap bandel dengan nekat berjualan. (IRA RAVIKA/MALANG POST)

Razia PKL yang terus menerus dilakukan oleh petugas Satpol PP ternyata belum memberikan efek jera bagi pedagang. Buktinya di beberapa ruas jalan di wilayah Kota Batu masih banyak terlihat PKL menggelar dagangannya. Seperti kemarin, di Jalan Brantas, sekitar lima mobil pick up berhenti berjajar, dengan menggelar barang dagangannya berupa buah-buahan.

Tak ayal, kondisi ini membuat para petugas satpol PP Kota Batu geram. Imbasnya, dalam waktu dekat petugas akan melakukan razia, terkait dengan keberadaan PKL tersebut. Ditegaskan Imam Suryono, Kepala Satpol PP Kota Batu, dalam melakukan razia PKL tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas kepolisian dan koramil. Hal ini karena ditakutkan, para PKL melakukan perlawanan saat razia dilakukan. Malah Imam mengaku tidak akan memberikan ampun kepada para PKL yang tetap mengganggu. Selain sanksi tegas, Satpol PP juga akan menyita barang dagangan para pedagang.

“Sesuai dengan Perda no 05 tahun 2005, tentang pengaturan dan penertiban PKL, semuanya sudah jelas. Jika mereka tertangkap basah, saat razia, maka sanksi yang diterapkan adalah sanksi administrasi, dan denda. Sanksi dendanya mencapai Rp 500 ribu, dan kurungan selama enam bulan,’’ kata Imam kepada Malang Post.

Dijelaskannya, bukannya pihak Pemkot melarang warga, bekerja menjadi PKL. Tapi larangan itu berlaku kepada warga yang menggunakan jalan yang dilarang sebagai tempat berjualan. “Pemkot kan sudah memilihkan lahan untuk berjualan. Tapi jika masih ada yang membandel, kami pun akan memberikan sanksi tegas. Terlebih saat ini penilaian Adipura dimulai. Padahal, dalam penilaian tersebut kebersihan adalah prioritas penilaian. Jika masih banyak PKL di seluruh jalan ini, maka sudah tentu upaya menjadi pemenang Adipura pun harus dipendam lebih dahulu,’’ kata Imam yang mengaku hampir setiap hari dirinya terlibat razia PKL bersama dengan anggota Satpol lainnya..

Imam memang tidak ingin, razia yang akan dilakukannya itu dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Terlebih, orang-orang tersebut memberikan pembelaan, terhadap para PKL. Karena jika itu dilakukan, maka para PKL ini bak diberi angin, mendapatkan dukungan.

“Seringkai kali saat kami melakukan razia, ada beberapa LSM yang ikut membela PKL, sehingga saat mendapatkan pembelaan, para PKL pun merasa tenang dan senang. Karena pembelaan tersebut, bisa diartikan posisi mereka menembati lahan untuk berjualan relatif aman,’’ kata Imam menyesalkan.

Tapi ditegaskan Imam, pihaknya tidak akan menggubris pihak-pihak, yang melakukan pembelaan kepada PKL. Jika saat razia nanti, petugas menemukan PKL yang berjualan di tempat yang dilarang, petugas pun langsung memberi tindakan. “Kita ini inginnya tertib saja. Karena dari tertib itulah nanti tercipta keindahan,’’ tandasnya.(ira) (Ira Ravika/malangpost)

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s