Modal Pas-pasan Bukan Kendala

Direktur PT Aseli Dagadu Djogdja, Ir Ahmad Noor Arif menjadi nara sumber dalam seminar kewirausahaan, di Aula FMIPA UM, kemarin.

Direktur PT Aseli Dagadu Djogdja, Ir Ahmad Noor Arif menjadi nara sumber dalam seminar kewirausahaan, di Aula FMIPA UM, kemarin.

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Geografi di Bidang Kesejahteraan, Universitas Negeri Malang menyelenggarakan seminar kewirausahaan, di Aula Fakultas MIPA UM Malang, hari Sabtu kemarin. Seminar diikuti sekitar 200 peserta ini menghadirkan dua nara sumber. Yaitu Drs Mustofa, Dosen Geografi FMIPA UM dan Direktur PT Aseli Dagadu Djogdja, Ir Ahmad Noor Arif.

Ir Ahmad Noor Arif mengungkapkan dirinya memulai usahanya dengan modal pas-pasan. Terbatasnya modal tersebut tidak menjadi kendala. Karena ia dan teman-temannya selalu bersemangat tinggi untuk membangun dan membesarkan usahanya.

‘’Bahkan, saya awalnya memulai usaha dari kaos yang saya pakai bersama teman. Kaos itu kami beri tulisan Dagadu. Dan karena ada tempat usaha, akhirnya kami berpikir untuk membuka usaha kaos dengan berbagai disain,” urainya.

Ahmad menambahkan orang yang ingin menjadi seorang pengusaha haruslah memiliki wawasan luas dan berani menanggung risiko. Selain itu, juga harus memiliki akses serta jaringan yang luas, untuk mengembangkan usahanya. “Dan yang terpenting, seorang pengusaha harus bisa menciptakan disain produk yang berbeda dengan produk milik pengusaha lain,” tuturnya.

Sedangkan Drs Mustofa menuturkan beberapa kiat tentang bagaimana cara berwirausaha di tempat orang. Meskipun itu bermodalkan dengan uang pas-pasan. Yaitu dengan mengembangkan makanan khas di daerah asalnya, untuk dikembangkan di daerah yang ditempati sekarang.“Seperti contoh, di daerah Pamekasan Madura. Di daerah tersebut adalah kerupuk udang yang paling terkenal. Dari makanan khas yang terkenal itulah, seharusnya berfikir kita membuka usaha membuat kerupuk udang di tempat kita tinggal. Dan jika sudah ada yang membuka usaha itu, maka kita bisa merubah kemasannya saja,” terang Mustofa.

“Tujuan utama dari seminar ini adalah menjadikan mahasiswa bisa lebih mandiri. Dan selain itu mahasiswa bisa memiliki wawasan luas tentang dunia kewirausahaan. Paling tidak bisa menjadi seorang enterpreneur,” ungkap Puspita Sari, ketua pelaksana seminar kepada Malang Post. (agp/nug)
(agung priyo/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s