Mematangkan Konsep Rumah Khas Malangan

Tim juri lomba desain rumah khas Malangan terus mematangkan konsep. Jumat (7/11) lalu para juri mempresentasikan model rumah yang dianggap mewakili rumah khas Malang.

Kepala Kantor Perumahan Kabupaten Malang Wahyu Hidayat menyampaikan, ada banyak masukan dari pada juri. Maklum, mereka berasal dari berbagai latar belakang, yakni arsitektur, budayawan, pengembang perumahan, hingga wartawan. “Meski belum ketemu pasti, tetapi secara umum sudah ada gambaran,” ujarnya.

Wahyu mengatakan, sejumlah juri yang bakal menilai adalah Dukut Imam Widodo (penulis buku Malang Tempo Doeloe), Prof Dr Yoseph Priyotomo (guru besar arsitek ITS), Dr Galih Wijil Pangarso (dosen arsitek Universitas Brawijaya), Prof Dr Ir Respati Wikantyoso (dosen arsitek Unmer), Ir Budi Fathoni (dosen arsitek ITN), Drs Dwi Cahyono M Hum (sejarawan dari UM), perwakilan dari REI, dan wartawan.

Ketua Dewan Juri Ir Budi Fathoni menambahkan, dalam pertemuan itu ada banyak dokumen gambar rumah khas Malangan yang dimiliki oleh Dukut. Model rumah kuno yang ditawarkan Dukut tersebut sebagai salah satu referensi rumah khas Malangan.

Menurut dia, peserta dalam lomba ini bisa berkreasi membuat desain. Mereka bisa menggabungkan dengan konsep-konsep lain. “Namun diharapkan, kekhasan Malang-nya bisa nampak,” ujar Budi.

Sementara itu, batas akhir pengumpulan desain rumah yang dilombakan pada 20 November. Kemudian, mulai 21-23 digelar pameran di Pendapa Pemkab Malang. Selanjutnya dilakukan penjurian hingga 27 November. Dari hasil penjurian akan dipilih enam peserta terbaik. Mereka yang terpilih itu akan diminta untuk presentasi pada 29 November di depan dewan juri.

Namun, jadwal tersebut ada kemungkinan berubah. Karena panitia mendapat banyak permohonan dari calon peserta agar mengundur jadwal beberapa hari. Alasannya, mereka masih butuh banyak data untuk mengombinasikan data guna menyusun desain rumah Malangan tersebut. “Maklum ini kan yang kali pertama, jadi mungkin banyak peserta yang butuh pengetahuan lagi,” sambung Wahyu. Namun, soal kemungkinan akan diundur atau tidak panitia masih harus membahas lagi. (lid/ziz/radarmalang)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita, Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s