Terbukti Nyalo CNPS, Langsung Dipecat

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Abdul Malik menghimbau masyarakat calon pelamar CPNS formasi tahun 2008, ekstra waspada terhadap para calo. Untuk itu, Pemkab Malang tidak main-main terhadap para pegawai yang terlibat atau nyambi sebagai calo penerimaan CPNS. Bagi pelanggaran tersebut Pemkab Malang telah menyiapkan sanksi pemecatan.

Hal itu ditegaskan Abdul Malik disela-sela pelepasan off roader Kanjuruhan Sabhawana Trail Adventure III di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, kemarin. Malik menghimbau, supaya pegawai di lingkungan pemkab Malang tidak memberikan janji-janji kepada para calon pelamar. Apalagi, mereka terlibat dalam bisnis percaloan untuk memuluskan jalan menuju CPNS.

‘’Karyawan-karyawati Pemkab tidak boleh memberi janji atau menjadi calo. Sanksinya kalau mengarah ke pidana bisa sampai pemecatan. Masyarakat agar hati-hati dan tidak mempercayai praktik percaloan,’’ kata Malik kepada Malang Post.

Menurut Malik, penerimaan CPNS Pemkab Malang merupakan sesuatu yang sangat rahasia. Sehingga mekanisme penilaiannya hanya diketahui oleh orang-orang tertentu saja. Dalam hal ini dia meminta masyarakat pelamar mengikuti proses sesuai dalam pengumuman Pemkab Malang. ‘’Ini amat secret, masyarakat jangan percaya dengan janji-janji para calo,’’ imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia tes CPNS Kota Malang, Bambang Dh Suyono. Panitia memastikan, tidak ada titip-titipan dalam pelaksanaan tes CPNS. Panitia mengutamakan kemampuan peserta tes yang hendak menjadi PNS.

‘’Sistem pelaksanaan tes CPNS tidak memungkinkan adanya titip-titipan. Karena menggunakan sistem komputerisasi,’’ tegas Bambang yang juga Sekkota Malang saat ditemui di balai kota, kemarin siang.
Sementara untuk jumlah formasi, sama seperti yang diumumkan di BKD Kota Malang dan Malang Post. Yakni sebanyak 336 orang. ‘’Formasi ini dari pelamar umum,’’ tandasnya.

Sementara itu di balai kota kemarin langsung ramai didatangi para pencari kerja. Mereka umumnya mencatat informasi tentang pelaksanaan pendaftaran tes CPNS. Umumnya mereka warga kota pendidikan ini.

Setelah melihat pengumuman di BKD, sejumlah pencari kerja mengangguk-anggukan kepala. ‘’Sudah saya catat semua persyaratan. Tadi mau beli saja Malang Post karena pengumumannya di Malang Post. Tapi sulit mendapat Malang Post karena sudah habis terjual,’’ kata Widyawati, salah seorang pencari kerja sembari mengatakan sempat mendatangi sejumlah agen koran, tapi sudah kehabisan koran.

Tapi di Kabupaten Malang, kedatangan ratusan calon pelamar itu, mendatangkan berkah tersendiri bagi Cak Mat, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual rokok keliling di lingkungan Sekretaris Daerah.
‘’Saya jual, fotokopi pengumuman syarat CPNS, saya diberi staf BKD, katanya jangan dijual mahal-mahal,’’ ujar Cak Mat.

Fotokopi tersebut sebanyak tujuh lembar yang dijual kepada calon pelamar seharga Rp 1.500 sampai Rp 3.000. Cak Mat mengaku sampai siang kemarin, dia sudah mampu menjual sekitar 400 eksemplar pengumuman. Kira-kira, keuntungan yang dia dapat sudah mencapai Rp 1 juta.

‘’Nggak semua saya jual kok, ada juga yang diberikan gratis, misalnya kepada kenalan di lingkungan Pemkab sini, seperti teman-teman ini (wartawan),’’ pungkasnya sambil terkekeh. (ary/van/avi)
(bagus ary/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang Raya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s