Traffic Pengunung Wisata Belanja Rampal Akan Ditata

Disparinkom dan pedagang segera mengevaluasi penataan tenda dan jalan bagi pengunjung Wisata Belanja Rampal sehingga tidak berdesak-desakan. (FEBRI SETYAWAN/MALANG POST)

Disparinkom dan pedagang segera mengevaluasi penataan tenda dan jalan bagi pengunjung Wisata Belanja Rampal sehingga tidak berdesak-desakan. (FEBRI SETYAWAN/MALANG POST)


Pengunjung wisata belanja Tugu, Rampal, tak perlu risau soal kenyamanan jalan yang berdesak-desakan. Dinas Parinkom sudah mengetahui keluhan itu dan segera membahasnya dalam evaluasi rutin. Minggu ini, penataan jalan menjadi lebih nyaman mulai dilakukan pedagang.

“Kami sudah mengetahui saran masyarakat agar jalan di area wisata belanja Tugu itu. Saran masyarakat itu, pasti kami tindaklanjuti,” kata PA Wiyono, Kadis Parinkom, kemarin siang.

Dijelaskannya, dalam pekan ini pihaknya segera menggelar evaluasi rutin. Dalam evaluasi, kata Pait-sapaan akrab PA Wiyono, akan dibicarakan tentang konsep penataan tenda dan jalan. “Untuk konsep penataan tenda dan jalan akan dibahas bersama antara pengelola lapangan Rampal, Dinas Parinkom dan ikatan pedagang wisata belanja Tugu. Prinsipnya penataan menjadi lebih baik itu sangat penting,” paparnya.

Lantas bagaimana konsep penataannya? Pait mengatakan, untuk konsep penataan akan dibicarakan bersama. “Nanti akan dicarikan solusinya sehingga pengunjung nyaman saat berjalan,” kata dia.

Sementara itu wakil koordinator Ikatan Pedagang Wisata Belanja Tugu, Rampal, Taufik Huda mengatakan, jalan di tengah wisata belanja memang harus ditata ulang untuk kenyamanan pengunjung. Taufik memastikan, dalam pekan ini pihaknya mulai menata ulang tenda dengan cara menggeser ke sisi kiri dan kanan. “Minggu ini sudah bisa ditata secara serentak,” katanya.

Dengan menggeser tenda pedagang, diharapkan ada kenyamanan bagi pengunjung. Pengunjung tak lagi berdesak-desakan. Seperti diberitakan, banyaknya pengunjung wisata belanja Tugu, Rampal membuat jalannya padat dan berdesak-desakan. Sebelumnya sejumlah usul tentang penataan bermunculan. Yakni menggeser tenda sekitar setengah meter sehingga jalan lebih lebar. Belakangan muncul juga usulan tentang pengaturan arus pengunjung yang dibuat searah saja.(van/lim) (Vandri van Battu/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang, Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s