2009, Jalan Protokol Bersih Spanduk

Petugas Satpol PP Kota Batu melakukan penertiban spanduk-spanduk yang tidak berizin dan kadaluarsa. 2009 mendatang, tidak ada lagi pemasangan spanduk di jalan protokol. (MUHAIMIN/MALANG POST)

Petugas Satpol PP Kota Batu melakukan penertiban spanduk-spanduk yang tidak berizin dan kadaluarsa. 2009 mendatang, tidak ada lagi pemasangan spanduk di jalan protokol. (MUHAIMIN/MALANG POST)


Penataan reklame di Kota Batu akan dikaji kembali. Tahun 2009 mendatang, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko berharap tidak ada lagi spanduk yang melintang di jalan protokol. Semua spanduk akan ditempatkan di tempat khusus yang akan dibuat Pemkot Batu dalam waktu dekat.

Tempat khusus pemasangan spanduk yang segera dibangun akan dibuat dengan artistik dan penataan yang menarik. Agar dapat menunjang keindahan Kota Batu sebagai kota pariwisata yang indah dan tampak cantik.

“2009 diharapkan sudah bersih dari spanduk-spanduk di jalan protokol, akan disiapkan tempat-tempat khusus dengan artistik yang menarik,” kata Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko saat menyampaikan jawaban pandangan umum fraksi-fraksi terhadap penyampaian KUA dan PPAS tahun 2009, di gedung DPRD Kota Batu kemarin.

Meski hanya memiliki jumlah penduduk sekitar 190 ribu-an jiwa menurutnya, Batu memiliki potensi besar sebagai tempat pemasangan reklame. Banyak perusahaan-perusahaan besar yang berminat untuk memasang reklame di Kota Batu. Sebagai kota pariwisata, Batu banyak dikunjungi wisatawan khususnya pada akhir pekan dan hari-hari libur lainnya.

Saat itulah, jumlah penduduk di Kota Batu meningkat dari biasanya. Potensi itu yang banyak dilirik perusahaan-perusahaan untuk memasang reklame di Batu.

“Kami harus jeli melihat potensi reklame yang ada. Retribusi reklame juga akan dikaji kembali. Retribusi antara reklame produk susu, pupuk dengan reklame rokok tentunya harus berbeda,” ungkapnya.
Karena itu, penetapan pendapatan asli daerah (PAD) nantinya tidak hanya didasarkan pada asumsi atau kisaran-kisaran saja. Potensi-potensi yang ada dan dapat digali harus dapat dievaluasi kembali. Data potensi itu yang akan dijadikan bahan dalam rapat kerja dengan DPRD Kota Batu.

Ketua DPRD Kota Batu, Mashuri Abdul Rochim sepakat dengan rencana wali kota yang akan melakukan penataan reklame di Kota Batu. Mashuri menekankan agar pemasangan reklame jangan sampai memasang di pohon-pohon dengan cara di paku. Beberapa waktu lalu, Sekda telah menyampaikan surat kepada pimpinan parpol untuk tidak memasang reklame atau atribut di pohon. “Kalau pohonnya mati, kita yang akan rugi,” terangnya. (aim) (Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s