KPU Siap Layani Gugatan Kaji

(nurdiansah / malang post)

(nurdiansah / malang post)

Ancaman Tim Pemenangan Khofifah-Mujiono (Kaji) melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, bukan gertak sambal. Sekitar pukul 07.30 WIB, Sekretaris Pemenangan Tim Kaji, Muhammad Mirdasy telah berada di Bandara Juanda untuk bertolak ke Makamah Konstitusi (MK) dengan membawa bukti-bukti kecurangan KPU Jatim.

‘’Sesuai kesepakatan kami semua, maka laporan ke MK harus segera kita bawa ke Jakarta. Karena itu, pasca pengumuman kemarin langsung kami siapkan berkas dan data pendukung untuk kita bawa ke Jakarta,’’ ujar Mirdasy, ketika dihubungi Malang Post melalui ponselnya, Rabu kemarin.

Seperti diberitakan diharian ini sebelumnya, KPU Jatim telah memenangkan pasangan Soekarwo-Saifullah (Karsa) dalam penghitungan manual Pilgub Jatim putaran kedua. Karsa berhasil menang tipis atas pasangan Kaji dengan selisih hanya 60.223 suara.

Selama masa penghitungan Selasa kemarin, Mirdasy putra salah satu tokoh Muhammdiyah asal Siring Porong ini, tidak henti-hentinya mempertanyakan angka-angka yang diungkapkan KPU se Jatim, utamanya KPU Bangkalan, Sampang, Sumenep dan Pamekasan.

Bahkan, Mirdasy juga membawa foto kopi pemotretan penghitungan suara yang dilakukan di pinggir jalan raya pada salah satu TPS di Bangkalan. ‘’Ada, TPS yang disana suara Kaji memperoleh 0 (kosong) suara. Padahal di situ pasti ada saksi Kaji, yang juga nyoblos,’’ ujarnya bernada geram.

Tim Kaji, menduga kemenangan Karsa diputaran kedua adalah salah bentuk rekayasa politik untuk tetap menempatkan incumbent (Soekarwo adalah mantan Sekdaprov) agar tetap bertahan di Pemprov Jatim. Ironisnya, kemenangan itu diduga dilakukan KPU dengan cara menggelembungkan suara Karsa di beberapa TPS.

Menurut Mirdasy, salah satu materi gugatan yang akan dimasukkan ke MK pada Rabu kemarin adalah kecurangan penghitungan suara di Pulau Madura. Di areal yang pada putaran pertama Pilgub Jatim dahulu dikuasai penuh oleh Karsa ini, Tim Kaji menemukan banyak pelanggaran yang dilakukan KPU Jatim, yang didukung KPU se Madura.

‘’Harapan kami, siang nanti (kemarin siang, Red.) sudah bisa ketemu ketua MK dan gugatan segera diproses. Harapan kami, Tim Kaji menginginkan dilakukan penghitungan ulang khusus untuk TPS-TPS di Madura,’’ papar politisi asal PPP Jatim ini.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah, Yayuk Wahyunengse anggota KPU Jatim menyebutkan, tidak hanya Tim Pemenangan Kaji tetapi semua masyarakat memiliki hak untuk melakukan gugatan atas hasil penghitungan manual Pilgub Jatim putaran kedua di Mercure Hotel, Selasa siang.

Termasuk soal keberangkatan Mirdasy ke MK di Jakarta yang akan menggugat KPU Jatim, kemarin siang. Tetapi, apabila sampai 14 Nompember 2008 atau tiga hari setelah masa penghitungan manual, belum ada materi gugatan yang masuk ke KPU, maka penetapan pemenang Pilgub 2008-2013 akan jalan terus.

‘’Kalau tiga hari setelah penghitungan suara ada tanggapan atas gugatan dari MK, maka kita siap melayaninya. Tetapi, kalau lebih dari tiga hari, maka tahapan tetap jalan terus dan materi gugatan hokum tidak memperngaruhi tahapan pilgub Jatim,’’ papar bendahra KPU Jatim ini. (has/avi)
(Hary Santoso/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s