Melukis Botol Banyak Diminati

Anggota Dharma Wanita Kota Batu belajar keterampilan melukis botol. (MUHAIMIN/MALANG POST)

Anggota Dharma Wanita Kota Batu belajar keterampilan melukis botol. (MUHAIMIN/MALANG POST)

Perempuan tidak hanya menjadi konco wingking saja dalam rumah tangga. Perempuan juga dapat menciptakan peluang ekonomi keluarga dengan keterampilan yang dimilikinya. Menyambut HUT ke-9 Dharma Wanita Kota Batu menggelar pameran keterampilan perempuan di Pendopo Balai Kota Batu.

Bekerjasama dengan kelompok pecinta budaya bangsa dari Universitas Brawijaya Malang, Dharma Wanita Kota Batu menghadirkan pelaku-pelaku keterampilan yang dapat dilakukan kaum perempuan.
Beberapa jenis keterampilan yang ditampilan antara lain, lukis botol, batik, lukis payung, membentuk kain, seni tempelan dan keterampilan lainnya. Tidak hanya barang jadi saja yang dipamerkan, anggota Dharma Wanita dan perempuan lainnya juga dapat langsung belajar dan praktik di tempat.

“Dengan keterampilan yang dimilikinya, perempuan juga dapat menciptakan peluang kerja di rumahnya masing-masing untuk membantu ekonomi keluarga,” kata Ketua Dharma Wanita Batu, Titik Haryono, SH, MM kepada Malang Post, kemarin.

Keterampilan lukis botol banyak mencuri perhatian anggota Dharma Wanita dan pegawai perempuan Pemkot Batu. Stand yang berada di pojok pendopo itu banyak dikelilingi ibu-ibu dan perempuan muda. Mereka tidak hanya terkagum-kagum dengan hasil lukisan botol yang dilakukan Ir. Sitawati, Ms penghobi lukis botol, tapi mereka juga langsung mencoba belajar melukis di atas gelas dan botol yang disediakan.

Dengan merogoh kocek Rp 10 ribu, ibu-ibu dapat praktik belajar melukis botol. Dia akan mendapatkan satu gelas kecil sebagai bahannya dan menggunakan cat sepuasnya dengan warna dan kreasi yang ada. Hanya butuh waktu sekitar tiga menit untuk menjelakan cara melukis botol atau gelas, ibu-ibu sudah dapat melukis dengan hasil yang baik.

“Awalnya, itu hanya botol limbah yang tidak berguna. Tapi, dengan dilukis botol atau gelas itu memiliki nilai ekonomis yang tinggi,” ungkapnya.

Hasil kreasi yang telah dilakukan ibu-ibu, dapat dibawa pulang sebagai kenang-kenangan telah belajar melukis botol atau gelas. Menurut Sitawati, penghobi lukis botol, melukis botol hanya membutuhkan kemauan dan kreatifitas. Karena dapat dilakukan dengan mudah. Pertama membuat pola dengan tinta khusus untuk bahan dasar kaca atau beling, kemudian dapat dilakukan pewarnaan sesuai dengan kreatifitasnya. “Kalau yang lain botol-botol dibuang, saya tidak. Botol itu dapat dimanfaatkan untuk hiasan atau tempat-tempat berguna lainnya setelah dilukis,” tandasnya. (aim) (Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s