Persoalan KTP Makin Mendesak

Pendaftaran Calon CPNS formasi tahun 2008 di lingkungan Pemkab Malang berimbas pada peningkatan jumah pemohon legalisir KTP. Pantauan Malang Post kemarin, ratusan pemohon mengantre di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kepanjen, kemarin. Puluhan calon pelamar CPNS itu menunggu berjam-jam bercampur baur bersama para pemohon KTP.

Antrean yang memakan waktu berjam-jam seperti itu tak bisa dihindari karena jumlah pemohon melebihi kemampuan Dispenduk Capil. Kemarin, sekitar sepuluh loket pelayanan masyarakat Dispenduk Capil terpakai semua. Tiap loket dijubeli puluhan orang, malah antrean di loket KTP-KK dan legalisir KTP-KK bagian luar Kantor, mengular hingga Gedung DPRD.

“Saya sudah ngurus legalisir sejak kemarin (11/11) mas, kemarin nggak pakai nomor antrean sekarang pakai nomor. Terpaksa tidak bisa ngambil hari ini, sama petugas disuruh antre lagi,” keluh Enik Setiawati (24 tahun) wraga Desa Taman Ayu Kepanjen.

Gadis berjilbab itu mengaku legalisir KTP itu dipakai sebagai syarat melamar CPNS Pemkab Malang. Enik mengaku mengantre hingga pukul 4 sore, saat mengurus legalisir Selasa (11/11) lalu. Nasibnya memang sial, karena ketika antrean hampir sampai pada dia, petugas menutup pelayanan karena hari sudah sore.
“Legalisir penting mas, semua syarat sudah saya urus tinggal satu ini. Tapi sepertinya saya harus ngambil besok (hari ini),” ujarnya memelas.

Sementara itu rekan Enik, sebut saja Sri Ismawati (26 tahun) juga tidak beruntung. Gadis manis itu terpaksa harus kembali ke kantor Dispenduk Capil hari ini. Pasalnya, petugas membatasi pengambilan hari itu hanya pada nomor urut 100.

“Nomor urut saya 10, padahal sudah antre sejak jam 9 pagi tadi,” keluhnya kepada Malang Post sekitar pukul 13.30 WIB.

Satu calon pelamar, Sriwijaya (27 tahun) juga pulang dengan tangan hampa, dia mendapat nomor urut 318. Terpisah, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dispenduk Capil Doddy Priambodo memperkirakan luberan pemohon bakal terjadi hingga tanggal 20 November mendatang. Doddy sapaan akrabnya mengaku petugas sudah bekerja ekstra keras agar pelayanan maksimal.(ary/eno)
(Ary Wicaksono/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s