BNS Launching Akhir Bulan Ini

Eddy Rumpoko saat meninjau persiapan launching BNS akhir bulan ini. (Muhaimin/Malang Post)

Eddy Rumpoko saat meninjau persiapan launching BNS akhir bulan ini. (Muhaimin/Malang Post)


Kemegahan obyek wisata malam Batu Night Spectacular (BNS) di Kota Batu akan dapat segera dinikmati masyarakat. Akhir bulan ini, BNS akan melakukan soft launching untuk masyarakat luas. Hanya saja, hingga kini masih terkendala pasokan listrik yang belum dapat terlayani PLN.

Pada 15 November besok, semua pemilik kios suvenir dan food court akan mulai mengisi dan menyiapkan kiosnya sebelum dilakukan soft launching. Kemarin, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko bersama Wakilnya, H.A. Budiono mengunjungi BNS untuk memantau pembangunan BNS yang sudah memasuki tahap akhir, sebelum dilakukan soft launching.

“Insya Allah akhir bulan ini sudah mulai dibuka untuk masyarakat. Wisata baru ini akan menggairahkan pariwisata yang ada di Kota Batu. Jika malam hari wisatawan bingung akan kemana, sekarang sudah BNS yang menjadi jujugan wisata malam yang beraneka ragam,” kata Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko kepada Malang Post, disela-sela kunjungannya melihat persiapan akhir BNS, kemarin.

Meski obyek wisata malam, BNS banyak menyediakan beragam hiburan bagi keluarga dan spektakuler. Mulai dari wisata kuliner, suvenir, aneka permainan berteknologi, sepeda udara, bioskop tiga dimensi, sirkuit balap hingga sajian hiburan terspekatakuler yang baru ada di Kota Batu, air mancur menari yang ada di food court BNS.

Untuk mendatangkan mesin air mancur menarin, pengelola BNS harus merogoh kocek sekitar Rp 1 miliar. Mesin itu didatangkan langsung dari Perancis dengan kekuatan listrik yang cukup besar sekitar 5000 wat.

“Ini satu-satunya di Kota Batu. air mancur yang dapat menari dengan diiringi musik dan permainan lampu yang semakin semarak dan indahnya air mancur itu,” ungkap wali kota yang sempat dipameri air mancur menari.

Hanya saja, manajemen BNS masih kesulitan untuk mendapatkan pasokan listrik dari PLN. Hingga kemarin, aliran listrik dari PLN yang sudah dipesannya mulai awal tahun ini belum juga terpasang. Padahal, akhir bulan ini BNS sudah akan buka untuk masyarakat luas.

Alasannya, pasokan listrik yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi permintaan manajemen BNS yang meminta pasokan listrik sebanyak 800 ribu wat. Karena memang obyek wisata malam, pasokan aliran listrik yang dibutuhkan sangat besar untuk menggerakan aneka permainan dan lampu-lampu indah di taman.

“Kami masih berupaya agar pasokan listrik untuk BNS dari PLN dapat segera terpasang. Sekarang, kami berusaha untuk mendatangkan genset dengan kekuatan besar untuk memasok aliran listrik di BNS,” terang Manajer BNS, Dodock, CH. (aim/eno) (Muhaimin/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Batu, Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s