Dikawatirkan Kurangi Debit Air Tanah, Warga Penanggungan Tolak Pengeboran

Warga Penanggungan memprotes dugaan adanya pengeboran di kawasan Jalan Cibogo oleh PT Cipro Podo Joyo Masyur. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Warga Penanggungan memprotes dugaan adanya pengeboran di kawasan Jalan Cibogo oleh PT Cipro Podo Joyo Masyur. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Diduga akan ada pengeboran sumur di dekat pemukimannya, warga RW 6, Kelurahan Penanggungan, protes. Mereka khawatir air sumur di rumahnya akan semakin berkurang lantaran adanya sumur bor. Namun PT Cipro Podo Joyo Masyur membantah rencana pembangunan sumur bor dilahan miliknya di Jalan Cibogo itu.

Protes warga yang menolak pengeboran sumur itu ditunjukkan dengan mendatangi lahan kosong yang baru dibeli PT Cipro Podo Joyo Masyur. Di lahan yang berdekatan dengan Matos itu, saat ini terdapat aktifitas semacam pengeboran tanah. Arbai, warga RT 3, RW 6 Penanggungan mengatakan, warga protes karena belakangan air sumur milik warga mengalami penurunan drastis. “Kalau ada sumur bor lagi yang dalamnya sampai 75 meter, air sumur milik warga bisa kering,” katanya kepada Malang Post.

Apalagi lanjut dia, dua sumur bor yang ada di Matos saat ini saja sudah menyebabkan air sumur milik warga berkurang drastis. “Dulu walaupun musim kemarau, air masih banyak. Tapi sekarang, sudah mulai kurang. Kalau ada sumur bor lagi di sini, bagaimana dengan sumur milik warga?” katanya.

Arbai mengatakan, mestinya aksi protes itu diikuti banyak warga. Namun karena hari kerja, akhirnya hanya sekitar 50-an warga yang mendatangi lokasi yang ditengarai akan dibangun sumur bor itu. Warga lainnya yang ikut protes mengatakan, akibat pembangunan sumur bor yang dilakukan Matos, warga langsung merasakan kerugiannya. Apalagi kalau ditambah lagi sumur bor di sektiarnya. Dia menyebutkan, bisa saja ratusan sumur milik warga yang ada di seluruh wilayah RW 6 kering.

Sementara itu, pihak PT Cipro Podo Joyo Masyur yang mengetahui adanya protes warga di lahannya itu langsung memberi klarifikasi. Kemarin sore, salah satu direkturnya, Tri Wediyanto memberi penjelasan melalui ponselnya. “Sebenarnya itu untuk sonding tanah. Karena lahan itu baru saja dibeli,” kata Tri Wediyanto. Sonding tanah yang sedang dilakukan untuk mengetahui kondisi tanah di lahan itu. “Kita ingin cek bagaimana struktur tanahnya, karena kami baru membeli lahan itu,” jelasnya.

Seandainya ingin melakukan pengeboran sumur, kata Tri, pihaknya pasti melakukan sosialisasi ke warga. “Seandainya mau ambil air, kita tidak sepihak, pasti sosialisasi dulu,” katanya. Selain itu juga ada ahlinya. (van/lim) (Vandri van Battu/malangpost)

Iklan

1 Komentar

Filed under Malang

One response to “Dikawatirkan Kurangi Debit Air Tanah, Warga Penanggungan Tolak Pengeboran

  1. terimakasih ya atas informasi blognya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s