Menjaring Rezeki saat Musim Pendaftaran CPNS

Musim pendaftaran CPNS menjadi momen mencari rezeki bagi para penjual pengumuman CPNS. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)

Musim pendaftaran CPNS menjadi momen mencari rezeki bagi para penjual pengumuman CPNS. (MUFLIKH FARID/MALANG POST)


PENDAFTARAN CPNS membawa berkah. Sejak Sabtu (8/11) lalu, sejumlah pemuda menjual lembaran pengumuman CPNS. Hanya bermodal fotokopian pengumuman CPNS, mereka meraup penghasilan tambahan.

Berdiri di depan balai kota dan gedung dewan dan seputar bundaran Tugu, tampak sejumlah pemuda dan remaja menawarkan fotokopian. “Pengumuman daftar PNS. Ada kabupaten, ada kotamadya (kota) lengkap lowongan yang dibutuhkan,” ujar seorang remaja menawarkan ‘dagangannya’ kepada pengendara motor yang melintas.

Begitu pengendara menghentikan laju motornya, transaksi pun terjadi. “Pengumuman kabupaten Rp 3000. Kotamadya juga Rp 3000. Tapi kalau beli dua, Rp 5000,” kata remaja tadi kepada pembelinya.

Begitu aktifitas para penjual pengumuman CPNS itu. Walaupun usaha kecil, mereka termasuk kreatif membaca peluang usaha. Bagi mereka, informasi pengumuman pendafataran CPNS sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi dalam lembaran fotokopian sudah lengkap dengan formasi CPNS, waktu pendaftaran, tempat pendaftaran hingga waktu tes. Berbagai persyaratan juga sudah tertera dalam fotokopian itu.

Ali Yarkasih adalah salah satu penggiat usaha ini. Menjual pengumuman merupakan CPNS kerja sampingannya. “Sehari-harinya saya jualan koran. Ya koran Malang Post. Setelah jualan koran, sekitar jam 10-an saya ke sini (balai kota) untuk jualan pengumuman,” kata warga Ngaglik ini.

Setiap harinya, sejak Sabtu lalu, Ali membawa 100 fotokopian untuk dijual. “Kalau hasilnya belum dihitung, nanti setelah jualan baru diketahui keuntungannya,” kata pemuda ramah ini. Menjual informasi pengumuman CPNS, baginya bukan pekerjaan baru. Beberapa tahun lalu saat pengumuman tes PNS, dia melakukan pekerjaan yang sama. Bahkan kerja sampingan ini akan berlanjut sampai tes CPNS.

Setelah menjual pengumuman, Ali sudah menyiapkan dagangan lain untuk para calon aparatur pemerintah itu. “Setelah ini, jualan soal-soal untuk tes CPNS. Saat tes, jualan alat tulis,” terangnya. Selain Ali, terdapat juga sejumlah pedagang pengumuman tes CPNS lainnya. Mereka menyebar di sekitar bundaran Tugu. Bahkan ada yang membawa motor lalu dipasang pengumuman ‘menjual pengumuman CPNS’ dimotor yang diparkir.

Bahkan, ada juga yang memilih berdagang di Jalan Majapahit, sebelah balai kota. “Dari pada nganggur, ya kerja begini. Lumayan buat makan dan beli rokok,” kata pedagang lainnya.

Bagi para pencari kerja, keberadaan penjual pengumuman sangat membantu. Dari pada repot-repot membaca di pengumuman umum, mereka memilih membeli saja pengumuman. “Harganya juga tidak seberapa. Dari lihat pengumuman, harus catat lagi, mendingan beli saja,” kata Zaenal, salah seorang pencari kerja. (van/lim) (Lailatul Rosida/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Malang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s