Setoran Jasa Yasa hanya 125 Juta, Wabup Ancam Ambil Alih

Pantai Ngliyep yang dikelola PD Jasa Yasa. Sayangnya pengelolaannya tidak maksimal sehingga pandapatannya minim. (BAGUS ARY WICAKSONO/MALANG POST)

Pantai Ngliyep yang dikelola PD Jasa Yasa. Sayangnya pengelolaannya tidak maksimal sehingga pandapatannya minim. (BAGUS ARY WICAKSONO/MALANG POST)


Ibarat pepatah, hidup segan mati tak mau. Itulah gambaran salah satu BUMD milik Pemkab Malang yakni PD Jasa Yasa (PDJY). Betapa tidak, kontribusi Jasa Yasa bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) amat kecil. Tahun 2008 ini, PD Jasa Yasa hanya menyumbang PAD sebesar Rp 125 Juta. Padahal lokasi wisata di Kabupaten Malang cukup banyak.

PD Jasa Yasa mengelola tempat wisata bergengsi di Kabupaten Malang. Yaitu Pantai Balekambang, Pantai Ngliyep, Songgoroti Resor hingga yang paling kecil pemandian Metro Kepanjen. Namun, ironisnya, lokasi wisata tersebut malah turun pendapatannya setelah dikelola Jasa Yasa. Hal ini menimbulkan persoalan baru bagi Pemkab Malang.

Wakil Bupati Malang Rendra Kresna mengaku amat kecewa melihat kinerja PD Jasa Yasa pada tahun 2008 ini. Sehingga tidak menutup kemungkinan Pemkab Malang bakal mengambil alih pengelolaan lokasi wisata tersebut. Kecilnya kontribusi PD Jasa Yasa itu tidak sesuai dengan tujuan pendiriannya yaitu untuk meningkatkan Pendapatan Pemerintah Kabupaten Malang. “Pendapatannya kecil sekali, padahal tempat wisata yang dikelola banyak, bisa kita ambil alih,” ujar Rendra kemarin.

Rendra juga menilai PD Jasa Yasa tidak cakap dalam mengelola tempat wisata di Kabupaten Malang. Persoalan pendapatan PD Jasa Yasa yang kecil sebenarnya selalu terjadi setiap tahun. Terhitung sejak kepemimpinan Ismaryono Rachmad hingga Rahmat Hermawan.

Malah beberapa waktu lalu, Ketua Komisi C DPRD kabupaten Malang Abdul Rahman juga mempersoalkan keterlambatan laporan keuangan PD Jasa Yasa. Rahman menilai hal itu terjadi karena ketidakberesan pengelolaan tempat-tempat wisata oleh PD JY. “Laporan ini untuk bahan evaluasi dan sangat penting, saya juga tidak yakin bisa memenuhi target,” ujarnya.(ary/eno) (Ary Wicaksono/malangpost)

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Kabupaten Malang, Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s